Perayaan Maulid di Musholah Syairussalikin : Memperkuat Ukhuwah dan Komunitas

TRIKPOS.COM, PALEMBANG — Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholah Syairussalikin, yang terletak di Jl Selamet Riyadi Lr Manggar 1 Rt 17, Kelurahan Lawang Kidul, 5 Ilir Boom Baru, berlangsung meriah dan menarik perhatian ratusan warga yang ingin merasakan kebahagiaan dalam mengenang kelahiran Sang Nabi. Acara ini dihadiri oleh Habib Novel bin Alwi Assegaf, yang memberikan tausiah mendalam mengenai makna perayaan tersebut.

Ketua Musholah, Ustadz Husnul, mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme masyarakat. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas partisipasi yang luar biasa. Cuaca pun mendukung, menambah kemeriahan acara ini,” ujarnya. Di tengah perayaan, dua bayi juga diresmikan namanya oleh Habib Ali bin Syekh Abu Bakar, simbol berkah baru bagi keluarga dan komunitas.

Ustadz Husnul menekankan bahwa acara ini merupakan sarana silaturahmi yang penting. “Kami di sini untuk mempererat hubungan antar musholah dan tokoh masyarakat. Jamaah dari musholah lain, seperti Nurul Jannah dan Darussalam, juga hadir. Ini adalah kesempatan berharga untuk saling mengenal dan mendukung satu sama lain,” tambahnya.

Perayaan ini juga mendapatkan perhatian dari calon gubernur H. Herman Deru dan calon wakil walikota Ibu Nandriani. “Kami berterima kasih kepada mereka atas dukungan yang diberikan. Ini menunjukkan kepedulian pemimpin kita terhadap kegiatan keagamaan dan masyarakat,” ungkap Ustadz Husnul. Ia juga mendoakan agar H. Herman Deru dan Ibu Nandriani sukses dalam langkah politik mereka ke depan.

Dalam ceramahnya, Habib Novel bin Alwi Assegaf menjelaskan pentingnya merayakan Maulid. “Perayaan ini adalah perintah Allah SWT untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad. Nabi kita sendiri merayakannya dengan puasa pada hari Senin, sebagai ungkapan syukur atas kelahirannya. Bahkan, Abu Lahab, musuh Nabi, diampuni dosanya pada hari Senin karena kegembiraannya saat kelahiran Nabi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa merayakan kelahiran Nabi adalah bagian dari iman. “Ini bukan sekadar tradisi, tetapi warisan yang mulia yang diteruskan oleh para sahabat dan generasi sebelumnya.”

Rangkaian acara perayaan diwarnai dengan pertunjukan seni dan budaya, menambah suasana semarak. Kehadiran para habaib dan tokoh masyarakat semakin membuat acara berkesan, menciptakan sinergi antara berbagai elemen dalam masyarakat.

Dengan semangat dan kekeluargaan, perayaan Maulid di Musholah Syairussalikin berhasil menjadi momentum bagi masyarakat Palembang untuk bersatu, memperkuat ukhuwah, dan mendukung pemimpin lokal dalam mewujudkan visi dan misi mereka. Ini adalah langkah positif dalam membangun komunitas yang harmonis dan beriman.

Reporter: Agung