Direktur RSUD Gandus Mengundurkan Diri, Ini Penyebabnya

TRIKPOS.COM, PALEMBANG – RSUD Gandus yang dibangun untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di kawasan Gandus, Kota Palembang, kini menghadapi sejumlah masalah manajemen yang serius.

RSUD Gandus dibangun pada tahun 2015. Pembangunan rumah sakit ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah Gandus dan sekitarnya. RSUD Gandus diresmikan pada tahun 2017 oleh Walikota Palembang saat itu, Harnojoyo.

RSUD Gandus dibangun dengan tujuan mengurangi beban rumah sakit lain di Palembang dan memperbaiki akses layanan kesehatan, rumah sakit ini justru mendapat sorotan tajam karena berbagai kendala yang muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Kendala tersebut mencakup infrastruktur yang tidak terawat serta pelayanan yang tidak optimal. Sejumlah masalah manajemen dan kondisi sarana prasarana rumah sakit turut memicu kritik dari berbagai pihak, hingga berujung pada pengunduran diri Direktur RSUD Gandus, drg. Irma Novianty, M.Kes, yang telah viral di media sosial.

Penyebab Pengunduran Diri Direktur

Beberapa faktor utama yang memicu pengunduran diri drg. Irma antara lain:

1. Insentif Pegawai Tidak Diberikan
Direktur RSUD Gandus diduga tidak mendistribusikan insentif kepada pegawai sejak tahun 2020, meskipun dana tersebut sudah ada di kas rumah sakit. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pegawai yang merasa hak mereka diabaikan.

2. Kondisi Fasilitas Rumah Sakit

Fasilitas di rumah sakit, seperti tempat tidur pasien dan sarana lainnya, dilaporkan rusak dan tidak diperbaiki selama masa kepemimpinan drg. Irma. Selain itu, sosialisasi terkait layanan rawat inap juga dianggap minim, sehingga masyarakat tidak mengetahui bahwa rumah sakit ini sudah bisa memberikan layanan tersebut.

3. Keluhan Pegawai

Sejumlah pegawai mengeluhkan tidak adanya perbaikan dan perhatian terhadap kondisi kerja mereka. Bahkan, beberapa pegawai mengajukan permohonan pindah tugas yang diduga memicu munculnya petisi.

Akibat masalah-masalah tersebut, posisi drg. Irma menjadi semakin sulit. Meskipun sudah mengajukan pengunduran diri, proses pemeriksaan oleh Inspektorat Kota Palembang masih terus berjalan.

Direktur Enggan Berikan Klarifikasi

Saat dimintai klarifikasi, pihak RSUD Gandus enggan memberikan pernyataan resmi. Menurut keterangan dari petugas keamanan rumah sakit, drg. Irma sedang tidak berada di tempat. “Ibu sedang keluar, tidak tahu pasti apakah dinas luar atau ada urusan lain, saya kurang jelas. Kasubag juga sedang rapat bersama Ibu Dina di luar,” ungkap security RS Gandus. (red)