TRIKPOS.COM, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, S.H., M.S.E., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel Babel (BSB) di Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Jakabaring, Palembang, pada Kamis (14/11/2024) pagi.
Dalam rapat ini, nama Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, diusulkan untuk mengisi posisi Komisaris di Bank Sumsel Babel. Selain Edward Candra, Sekda Bangka Belitung (Babel) Ferry Afriyanto juga diajukan dalam RUPSLB tersebut sebagai bagian dari penguatan struktur komisaris di BSB.
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menjelaskan bahwa RUPSLB ini menghasilkan beberapa keputusan penting, termasuk implementasi keputusan-keputusan sebelumnya. Saat ini, menurut Elen, struktur kepengurusan manajemen BSB, baik di direksi maupun komisaris, masih belum lengkap sehingga harus segera dipenuhi. Penguatan manajemen ini diharapkan dapat memperkokoh sumber daya BSB dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi di Sumsel dan Babel.
“Hari ini, kami tetapkan Direktur Kepatuhan yang sudah mendapat persetujuan dari OJK. Kami juga mulai mengisi posisi Direktur Operasional yang akan diambil dari sektor perbankan dan mengusulkan beberapa komisaris baru, termasuk Edward Candra sebagai Sekda Sumsel dan Ferry sebagai Sekda Babel,” ujar Elen.
Dengan komposisi kepengurusan yang baru, terutama di level komisaris, Elen berharap dapat memperkuat peran BSB dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyelaraskan dengan pelaksanaan pembangunan di Sumsel dan Babel.
“Ini adalah upaya untuk memajukan BSB sebagai kebanggaan kita di Sumsel dan Babel. Harapannya, pertumbuhan ekonomi akan berjalan dengan baik. Kami juga akan terus melakukan evaluasi melalui RUPS jika diperlukan,” jelas Elen.
RUPS Luar Biasa ini, lanjut Elen, dilakukan untuk meningkatkan peran dan fungsi Bank Sumsel Babel sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan di kedua provinsi tersebut. Menurutnya, sektor perbankan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Elen juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara BSB dan pemerintah kabupaten/kota agar peran BSB tidak hanya terfokus di perkotaan tetapi juga menjangkau desa-desa, terutama di pulau-pulau yang banyak terdapat di wilayah Babel.
Sementara itu, Pj Gubernur Babel, Sugito, S.Sos., menyatakan bahwa kondisi ekonomi Babel saat ini sedang menghadapi tantangan serius. Ia berharap keberadaan BSB dapat menopang kinerja ekonomi daerahnya. Selain mengandalkan sumber daya alam yang terbatas, Sugito berupaya mendorong transformasi ekonomi yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan di Babel.
“Dengan adanya RUPS ini, harapannya kinerja BSB meningkat dan dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta menggerakkan ekonomi di Babel,” ujar Sugito.













