SUMSEL  

Aliansi Aktivis Sumsel Aksi di Mapolda Sumsel, Tuntut Transparansi dan Profesionalisme Penegakan Hukum

Aliansi Aktivis Sumatera Selatan menggelar aksi di Mapolda Sumsel

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Ratusan massa dari Aliansi Aktivis Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan, Rabu (26/2/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kinerja kepolisian yang dinilai lamban dan tebang pilih dalam menangani laporan masyarakat. Para demonstran menuntut profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum, terutama dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

Setidaknya 12 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam aliansi tersebut turut serta dalam aksi ini. Mereka menilai masih adanya ketimpangan dalam penegakan hukum, di mana kasus-kasus besar mendapatkan perhatian lebih, sementara laporan masyarakat sering kali diabaikan atau diproses dengan sangat lambat.

Para aktivis menegaskan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan semakin menurun. Mereka berharap aksi ini menjadi peringatan bagi aparat hukum agar lebih responsif dan adil dalam menangani laporan masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini dimulai pukul 09.00 WIB, dengan titik kumpul di depan Mapolda Sumsel. Massa menyampaikan tuntutan mereka secara damai dan mendesak audiensi langsung dengan Kapolda Sumatera Selatan guna mendapatkan kepastian hukum atas berbagai laporan yang belum mendapatkan kejelasan.

Selain itu, Aliansi Aktivis Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya aksi ini agar tetap kondusif. Mereka berharap kepolisian bersikap terbuka dalam berdialog dan memberikan solusi konkret terhadap laporan-laporan yang dinilai belum ditangani secara adil.

Dalam orasinya, para demonstran menegaskan bahwa keadilan bukan sekadar ilusi, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Mereka menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar protes, tetapi juga dorongan bagi kepolisian untuk membangun kembali kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang adil, transparan, dan tanpa diskriminasi.

Sumber : (Team / Deny Gumay)