# Eksekusi Program ‘Quick Win’ Kendalikan Inflasi
OKI, TRIKPOS com – Pasca dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto langsung bergerak cepat dengan mengeksekusi program quick win mereka. Fokus utama yang diambil adalah pengendalian inflasi melalui pasar murah serta peningkatan akses layanan publik bagi masyarakat.
Sejumlah layanan publik dihadirkan dalam program ini, antara lain pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis, layanan kesehatan reproduksi, serta perekaman KTP elektronik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Layanan publik jemput bola dan pasar murah yang digelar hari ini merupakan inisiatif Bapak Bupati untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta meringankan beban pengeluaran menjelang Ramadan,” ujar Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya.
Menurut Asmar, pasar murah ini merupakan upaya Pemkab OKI dalam mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang Ramadan.
“Biasanya, harga bahan pokok meningkat saat Ramadan. Oleh karena itu, Pemkab OKI menggelar operasi pasar murah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhannya dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Asmar.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya pasar murah ini, masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh kenaikan harga bahan pokok.
Selain pasar murah, Pemkab OKI juga menghadirkan berbagai layanan publik untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan administrasi kependudukan.
“Layanan kesehatan yang diberikan mencakup peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga 1.000 hari pertama kehidupan bayi. Ini sebagai upaya pencegahan kematian ibu dan bayi saat melahirkan serta menekan angka stunting,” tambah Asmar.
Sementara itu, layanan perekaman KTP elektronik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan serta meningkatkan keamanan data pribadi.
“Dengan adanya layanan ini, kami berharap seluruh warga yang belum memiliki KTP elektronik atau IKD dapat segera melakukan perekaman. Hal ini akan memudahkan mereka dalam mengakses berbagai layanan publik di masa mendatang,” tutup Asmar.
Sumber : (Andi Burlian)














