PALEMBANG, TRIKPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III dan IV Tahun 2025. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, Senin (21/7/2025) di Aula Putri Kembang Dadar, BPSDMD Sumsel.
Dalam sambutannya, Edward menegaskan pentingnya kompetensi dan profesionalisme ASN demi terciptanya pelayanan publik yang tepat sasaran, inklusif, dan responsif terhadap perubahan zaman.
“Kita butuh aparatur yang tidak hanya pintar secara teknis, tapi juga mampu memimpin dengan karakter kuat dan etika pelayanan yang baik,” tegas Edward.
Pelatihan ini, lanjut Edward, tak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga wadah untuk menginternalisasi core values ASN BerAKHLAK – nilai-nilai dasar seperti integritas, akuntabilitas, hingga loyalitas terhadap pelayanan publik.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah agar bergerak dalam satu irama pembangunan menuju terwujudnya visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua”.
Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel, Prof. Edwar Juliarta, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membentuk pemimpin birokrasi yang mampu menerjemahkan visi institusi ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Peserta diharapkan mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak agar kebijakan publik bisa dijalankan lebih efektif dan efisien,” ungkap Edwar.
Pelatihan yang berlangsung selama hampir tiga bulan, mulai 18 Juni hingga 9 Oktober 2025 ini diikuti oleh 73 peserta dari berbagai instansi, baik dari lingkungan Pemprov Sumsel maupun kabupaten/kota serta institusi vertikal.
Berikut rincian peserta berdasarkan asal instansi Pemprov Sumsel 5 orang, Lapas Palembang 3 orang, Kabupaten Banyuasin 22 orang, OKU Selatan 14 orang, Kabupaten Ogan Ilir 9 orang, Kabupaten OKI 4 orang, OKU Timur 4 orang, Kabupaten Lahat 4 orang, Kabupaten PALI 6 orang, Kabupaten Tebo 1 orang, Kabupaten OKU 1 orang.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing, membawa semangat baru untuk pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas. (#)














