PALEMBANG, TRIKPOS.com — Pemerintah Kota Palembang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyiapkan pengamanan terpadu menjelang perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026. Fokus pengamanan diprioritaskan pada rumah ibadah serta sejumlah titik destinasi wisata strategis di Kota Palembang.
Kepala Satpol PP Kota Palembang, Dr. Herison, S.IP., S.H., M.H., mengatakan pengamanan telah disiapkan sejak 22 Desember 2025 melalui pendirian pos kota terpadu (poskotis) di berbagai lokasi, seperti Benteng Kuto Besak (BKB), Jembatan Ampera, Kambang Iwak, Musi IV, Musi VI, serta titik keramaian lainnya.
“Untuk perayaan Natal 2025, kami menurunkan hampir 120 personel. Setiap gereja akan dijaga sekitar 10 personel, sementara di setiap poskotis ditempatkan empat personel,” ujar Herison, Selasa (23/12/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Herison di sela-sela menghadiri acara penyerahan bonus atlet dan pelatih berprestasi ajang Porprov dan Peparprov Muba 2025 yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang.
Selain menjabat Kepala Satpol PP, Herison juga merupakan Ketua PERPANI Kota Palembang.
Di ajang Porprov XV Muba 2025, cabang olahraga panahan berhasil meraih prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum, mengoleksi total 22 medali terdiri dari 12 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. Bonus bagi atlet dan pelatih tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa.
Terkait perayaan malam tahun baru, Herison menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang telah mengeluarkan surat edaran yang melarang adanya pesta kembang api maupun kegiatan hiburan serupa.
“Sesuai edaran Wali Kota Palembang, tidak ada kegiatan pesta kembang api dan perayaan terbuka pada malam pergantian tahun baru 2026,” tegasnya.
Pengamanan akan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI dan Polri. Satpol PP juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan pemerintah dengan merayakan pergantian tahun secara sederhana dan tetap berada di rumah.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, mengingat saat ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sedang berduka akibat bencana banjir bandang. Mari kita berdoa bersama untuk mereka,” pungkas Herison.












