MUBA , TRIKPOS.com— Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muba dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Toha usai mengikuti Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan Tahun 2025 yang digelar secara virtual, Rabu (7/1/2026), dari Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate.
“Kabupaten Muba menyambut baik capaian swasembada pangan nasional tahun 2025. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Toha.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Muba didampingi Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Kav Fredy Christoma P.P, S.Hub.Int, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Muba Ir Thamrin, M.Si, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, SH, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Muba, Apriyadi Aziz, S.Sos, M.Si.
Panen Raya Nasional ini sekaligus menjadi momentum pengumuman keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan, yang ditandai dengan tasyakuran serta pemberian penghargaan kepada daerah dan tokoh berprestasi oleh Presiden Republik Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan syarat utama kemerdekaan sejati sebuah bangsa. Ia menekankan pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain.
“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya masih bergantung pada bangsa lain. Hari ini kita buktikan, Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Prabowo.
Presiden juga mengungkapkan bahwa target swasembada pangan yang semula direncanakan tercapai dalam empat tahun, justru berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen bangsa, khususnya para petani.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo turut memberikan penghormatan kepada para petani yang dinilai sebagai tulang punggung ketahanan bangsa. “Tanpa petani, tidak akan ada kemerdekaan yang sejati,” ujarnya.
Pada acara yang sama, Presiden RI juga menganugerahkan tanda kehormatan negara kepada sejumlah tokoh dan pelaku sektor pertanian berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026.
Salah satu penghargaan tertinggi, Bintang Jasa Utama, dianugerahkan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas kontribusinya dalam meningkatkan produksi dan membenahi sektor pertanian nasional.












