OKI, TRIKPOS.com— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih menunggu arahan resmi dari KPU RI terkait pengisian kekosongan satu komisioner melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW). Kekosongan tersebut terjadi setelah salah satu komisioner, HI, divonis bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi.
HI yang menjabat sebagai Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi terbukti terlibat kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp4.728.709.454. Putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dan dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Palembang pada Jumat (14/11/2025).
Majelis Hakim yang diketuai Sangkot Lumban Tobing menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Dalam amar putusannya, hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama dua tahun kepada Hadi Irawan dan Ihsan Hamidi, serta denda masing-masing sebesar Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan.
Menanggapi putusan tersebut, Ketua KPU OKI Muhammad Irsan SE menegaskan bahwa sejak HI dinyatakan bersalah, hak gaji yang bersangkutan sudah tidak lagi dibayarkan oleh sekretariat KPU.
“Untuk gaji, sejak putusan bersalah itu keluar, gaji saudara HI sudah tidak diberikan lagi,” tegas Irsan, Jumat (…).
Terkait proses PAW, Irsan menjelaskan bahwa KPU OKI tidak bisa bertindak sendiri dan masih menunggu Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari KPU RI melalui KPU Provinsi Sumatera Selatan.
“PAW itu ada mekanismenya. Harus ada pemberhentian terlebih dahulu. KPU OKI saat ini hanya menunggu arahan dan SK dari KPU RI melalui KPU Provinsi. Kami sifatnya berkoordinasi,” ujarnya.
Sementara itu, tugas-tugas komisioner yang kosong untuk sementara diambil alih oleh Ketua KPU OKI. Irsan berharap proses PAW dapat segera rampung mengingat beban kerja KPU ke depan cukup padat.
“Kami berharap kekosongan komisioner ini segera terisi. Dalam waktu dekat ada pemutakhiran data pemilih, dan pertengahan 2027 kami sudah mulai tahapan persiapan Pemilu 2029,” pungkasnya.
Penulis : andi berlian












