PLN Bagikan Tiga Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem

Foto : Ilustrasi petugas PLN saat melakukan koordinasi pengamanan jaringan listrik di tempat terdampak banjir.

JAKARTA, TRIKPOS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026. Menyikapi hal tersebut, PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan, khususnya saat hujan lebat dan banjir.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

“Dalam situasi cuaca ekstrem, keselamatan pelanggan dan masyarakat menjadi fokus utama kami. PLN mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar,” ujar Gregorius, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, terdapat tiga langkah penting yang perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko bahaya listrik saat terjadi genangan atau kenaikan permukaan air.

Pertama, apabila air mulai memasuki rumah, pelanggan diminta segera mematikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berada di meteran atau kWh meter guna mencegah risiko tersengat listrik.

Kedua, seluruh peralatan elektronik yang masih terhubung ke stop kontak sebaiknya segera dicabut untuk menghindari korsleting. Jika genangan air berpotensi meningkat, peralatan listrik disarankan dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air.

Ketiga, pastikan seluruh peralatan listrik dan elektronik dalam kondisi benar-benar kering sebelum kembali digunakan.

“Langkah-langkah ini penting agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik, mengingat air merupakan konduktor yang kuat. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama saat hujan lebat yang berpotensi menyebabkan banjir,” jelas Gregorius.

Selain itu, PLN mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan potensi ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat banjir atau dampak cuaca ekstrem lainnya, termasuk kondisi yang memerlukan penghentian sementara pasokan listrik.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Pada kondisi tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar,” tambahnya.

Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait potensi gangguan kelistrikan melalui fitur Pengaduan pada aplikasi PLN Mobile. (#)