MUBA  

Bupati Muba Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan di Tengah Konflik Antar Siswa

Foto : Bupati Muba HM Toha Tohet saat memberikan arahan usai apel gabungan, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah konflik antar siswa.

SEKAYU, TRIKPOS.com— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan proses pendidikan tetap berjalan meski terjadi konflik antar siswa di Desa Simpang Kurun (SP3), Kecamatan Bayung Lencir.

Bupati Muba HM Toha Tohet menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh mengganggu keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terlibat.

Konflik yang turut melibatkan orang tua siswa itu langsung mendapat perhatian pemerintah daerah. Bupati pun menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Camat Bayung Lencir untuk segera mengambil langkah penyelesaian.

Pendekatan dialogis diminta menjadi prioritas, termasuk memberikan pemahaman kepada orang tua agar permasalahan dapat diselesaikan secara bijak tanpa berdampak pada masa depan anak.

“Jangan sampai persoalan ini membuat anak kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Toha usai memimpin Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Muba, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan, seluruh pihak harus memastikan para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa hambatan.

Menurutnya, pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk kualitas generasi penerus daerah, sehingga setiap persoalan yang berpotensi mengganggu akses pendidikan harus ditangani secara cepat dan tepat.

“Ini bagian dari komitmen kita agar setiap anak tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tandasnya. (#)