Pemetaan Talenta ASN Banyuasin Diperkuat, 105 PNS Ikuti Uji Kompetensi di BKN Palembang

Foto : Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim membuka pelaksanaan Computer Assisted Competency Test (CACT) PNS Tahun 2026 di Kantor Regional VII BKN Palembang.

PANGKALAN BALAI, TRIKPOS.com — Pemerintah Kabupaten Banyuasin mulai memperkuat pemetaan talenta aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Computer Assisted Competency Test (CACT) PNS Tahun 2026 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, di Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang. Sebanyak 105 pegawai negeri sipil mengikuti uji kompetensi tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Regional VII BKN Heni Sri Wahyuni beserta jajaran. Pelaksanaan CACT menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta yang saat ini terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Erwin Ibrahim mengapresiasi dukungan BKN Regional VII yang selama ini memfasilitasi pelaksanaan pemetaan kompetensi ASN Banyuasin. Menurut dia, tes kompetensi bukan sekadar proses penilaian, melainkan sarana bagi pegawai untuk mengenali potensi diri.

“Penilaian dalam pemetaan talenta ini tidak hanya berdasarkan hasil tes CACT. CACT merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk memetakan potensi ASN, sementara masih terdapat sejumlah indikator lain yang menjadi bahan pertimbangan,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, penguatan manajemen talenta menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan percepatan pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Menurut Erwin, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan data kompetensi ASN yang akurat sebagai dasar dalam menempatkan pejabat maupun pegawai pada posisi yang sesuai dengan kemampuan dan karakteristiknya.

“Sumber daya manusia merupakan aset yang sangat berharga. Dengan pemetaan talenta yang baik, pemerintah dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menempatkan ASN sesuai potensi yang dimiliki,” katanya.

Melalui pelaksanaan CACT ini, Pemkab Banyuasin berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompetensi pegawai. Hasil pemetaan tersebut selanjutnya akan menjadi salah satu dasar dalam pengembangan karier ASN sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, efektif, dan berdaya saing. (#)