PALEMBANG, TRIKPOS.com — Pembangunan sumur bor menjadi salah satu pekerjaan yang dikebut Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang menjelang penutupan pada 13 Agustus 2026. Fasilitas itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan pendidikan keagamaan yang berada di wilayah sasaran TMMD.
Pekerjaan kini memasuki tahap akhir. Personel Satgas melakukan finishing sekaligus memeriksa bagian-bagian fasilitas untuk memastikan sumur bor dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebelum diserahkan kepada pengelola.
Kebutuhan air menjadi persoalan sehari-hari yang tak bisa ditunda di lingkungan pendidikan keagamaan. Air diperlukan untuk kebersihan, aktivitas para santri, hingga kebutuhan operasional pengelola.
Karena itu, sumur bor tidak sekadar menjadi tambahan fasilitas dalam daftar sasaran fisik TMMD. Kehadirannya menyasar kebutuhan dasar yang digunakan setiap hari.
Menjelang berakhirnya program, Satgas mengalihkan perhatian pada penyempurnaan sejumlah sasaran fisik. Pemeriksaan dilakukan agar hasil pembangunan tidak berhenti pada rampungnya pekerjaan, tetapi benar-benar siap digunakan masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan seluruh sasaran harus memberikan manfaat setelah program berakhir.
“Kita ingin apa yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, menjelang penutupan seluruh sasaran kita cek kembali agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Pembangunan sumur bor juga menjadi gambaran arah TMMD ke-129 yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Selama pelaksanaan, personel TNI bekerja bersama masyarakat menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di wilayah tersebut.
Kini, ketika penutupan tinggal hitungan hari, pekerjaan finishing terus dikebut. Satgas memastikan fasilitas yang dibangun dapat diserahkan dalam kondisi layak dan siap dimanfaatkan.
Bagi para santri dan pengelola fasilitas pendidikan keagamaan, keberadaan sumber air tersebut diharapkan menjadi manfaat yang terasa setiap hari. Setelah Satgas meninggalkan lokasi, sumur bor itu diharapkan tetap dirawat dan menjadi fasilitas yang menopang aktivitas pendidikan dalam jangka panjang.
Laporan. : Redaksi













