Ketua TP-PKK Banyuasin Dorong Transformasi Posyandu 6 SPM, Apresiasi Peran Kader Tekan Stunting

Foto : Ketua TP-PKK Banyuasin, Nabila Askolani Putri, saat menghadiri kegiatan Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Posyandu Pustu Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III.

BANYUASIN III, TRIKPOS.com – Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, menegaskan pentingnya transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat yang lebih komprehensif. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Posyandu Pustu, Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Bakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam rangka International Day of the Midwife (IDM), HUT IBI ke-75, serta Pekan Imunisasi Dunia dengan mengusung komitmen mewujudkan Indonesia Bebas Zero Dose.

Dalam sambutannya, Nabila menjelaskan bahwa Hari Posyandu Nasional tahun ini mengangkat tema Transformasi Posyandu 6 SPM”, yang menandai perubahan fungsi Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, dan layanan dasar lainnya.

“Transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Melalui integrasi enam Standar Pelayanan Minimal, Posyandu diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh,” ujar Nabila.

Sementara itu, Camat Banyuasin III, Santo, melaporkan seluruh 33 Posyandu di wilayahnya saat ini aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan Posyandu berkontribusi besar terhadap penurunan angka stunting.

Ia mengungkapkan, pada awal 2024 jumlah kasus stunting di Kecamatan Banyuasin III tercatat sebanyak 24 anak. Melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diperkuat dengan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), angka tersebut berhasil ditekan secara signifikan.

Atas capaian itu, Nabila memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan berbagai program kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Menurutnya, kader Posyandu bukan hanya bertugas memberikan pelayanan, tetapi juga berperan sebagai penggerak masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat, mengedukasi keluarga, serta mendorong ibu hamil dan balita untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu.

Nabila juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung keberadaan Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

Ia berharap momentum Hari Posyandu Nasional 2026 semakin memperkuat sinergi antara TP-PKK, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan para kader Posyandu sehingga transformasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat Banyuasin yang sehat, cerdas, aman, dan sejahtera.

Turut hadir Ketua IBI Kabupaten Banyuasin Hj. Eni Diana, Plt Kasatpol PP dan Damkar Banyuasin Ir. Alpian, MM, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Banyuasin Ellies Tianti, sejumlah kepala OPD, Lurah Kedondong Raye Imam Ghozali, serta tamu undangan lainnya.