SEMBAWA, TRIKPOS.com — Mewakili Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., menghadiri acara pelepasan dan pengukuhan lulusan SMK PP Negeri Sembawa Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan sekolah tersebut, Kamis (21/5).
Sebanyak 153 siswa resmi dilepas dan dikukuhkan sebagai lulusan SMK PP Negeri Sembawa. Para lulusan tersebut berasal dari empat program keahlian, yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) sebanyak 32 siswa, Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) sebanyak 63 siswa, Agribisnis Ternak Unggas (ATU) sebanyak 28 siswa, serta Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) sebanyak 30 siswa.
Dalam sambutannya, Sekda Banyuasin menyampaikan apresiasi atas konsistensi SMK PP Negeri Sembawa dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa Banyuasin memiliki potensi pertanian yang besar dan membutuhkan tenaga terampil yang siap bersaing.
Ia juga mendorong adanya pengembangan pendidikan lanjutan di bidang pertanian di Sembawa, termasuk jenjang diploma atau pendidikan terapan.
“Ke depan, di Sembawa ini diharapkan dapat hadir pendidikan tinggi atau program diploma terapan pertanian. Potensi lahan pertanian Banyuasin masih sangat luas dan menjanjikan. Kehadiran pendidikan vokasi lanjutan akan menjadi penguatan bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sekda juga berpesan agar para lulusan mampu menentukan langkah terbaik setelah menyelesaikan pendidikan, baik melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.
“Setelah tamat sekolah, biasanya ada masa kebingungan. Namun kalian sudah dibekali keterampilan pertanian yang memadai. Selamat kepada seluruh lulusan, jangan salah langkah, dan jadilah generasi yang mampu berkontribusi untuk Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Budi Santoso, S.ST., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh lulusan tahun ini telah dibekali sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Bidang Pertanian sebagai penguatan kesiapan memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
“Alhamdulillah, tahun ini 153 siswa telah resmi lulus dan dikukuhkan. Kami berharap kualitas lulusan terus meningkat setiap tahun. Terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang telah bekerja maksimal,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Kementerian Pertanian RI Bidang Kebijakan Pertanian, Dr. Ir. Sam Herodian, S.M., IPU., APEC Eng., turut memberikan motivasi kepada para lulusan. Ia menekankan bahwa sektor pertanian saat ini menjadi salah satu prioritas nasional.
“Pertanian adalah sektor prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar, yaitu pangan. Banyuasin merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Ini menjadi peluang besar bagi generasi muda, khususnya lulusan pertanian,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMK PP Pertanian Sembawa dan sejumlah Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), sebagai upaya memperkuat link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
Adapun mitra yang terlibat dalam MoU tersebut meliputi CV Agro Jovin Farm, PT Bukit Arta Sentosa, LPK D’Sakura Cendekia, Greenhouse Sumatera Selatan Indonesia, PT Gotama Arifsyah Estate, serta PT Pulau Jaya Mandiri.
Selain itu, turut dilakukan penandatanganan komitmen bersama dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan, guna memperkuat perlindungan sekaligus kesiapan tenaga kerja lulusan sektor pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan SMK PP Negeri Sembawa mampu menjadi generasi muda yang mandiri, inovatif, dan kompetitif serta berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian, baik di Kabupaten Banyuasin maupun tingkat nasional.














