TRIKPOS.COM, PALEMBANG | Nama Agus Fatoni sudah tak lagi asing terdengar karena pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumatera Selatan dari 1 Oktober 2023 hingga 24 Juni 2024. Selama sembilan bulan menjabat, berbagai terobosan dan inovasi berhasil direalisasikan guna kemajuan daerah melalui 13 Gerakan Serentak.
Menurutnya, Gerakan Serentak yang dilakukan secara masif di 17 kabupaten/kota diyakini akan mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat Sumsel. Oleh karena itu, dia berharap semua pihak terlibat langsung dalam gerakan tersebut.
Gerakan Serentak ini merupakan inovasi yang dipelopori oleh Fatoni dan dilaksanakan bersama-sama oleh Pemprov Sumsel dengan elemen lainnya guna percepatan pembangunan di Sumsel.
Adapun tiga belas Gerakan Serentak yang dimaksud meliputi Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak (GPISS), Gerakan Pasar Murah Serentak (GPMSS), Gerakan Penanganan Stunting Serentak (GPStSS), Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak (GPSSS), dan Gerakan Bedah Rumah Serentak (GBRSS).
Kemudian, Gerakan Perlindungan Tenaga Rentan se-Sumsel (GPTRSS), Gerakan Mudik Bersama Serentak (GMBSS), Gerakan Pelayanan Keluarga Berencana Serentak (GPKBS), dan Gerakan Launching Kantor Penerbitan Dokumen Elektronik (GLKPESS).
Selanjutnya, ada juga Gerakan Tanam Serentak se-Sumsel, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Goes to School dan Goes to Office, Gerakan Mudik Bareng Serentak se-Sumsel, Gerakan Berkurban Serentak se-Sumsel, dan Gerakan Bangga dan Cinta Kopi Sumsel.
Selain itu, Fatoni juga berhasil menjalankan sejumlah program prioritas Pemprov Sumsel, di antaranya Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pengendalian Inflasi, Penurunan Stunting, Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dan dukungan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).
Sebagaimana diketahui, masa jabatan Fatoni sebagai Pj Gubernur Sumsel telah berakhir pada 24 Juni 2024. Di hari yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Agus Fatoni sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (24/6).












