TRIKPOS.COM, PALEMBANG | Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel), Edward Chandra secara resmi membuka kegiatan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemprov Sumsel Tahun 2024, di Hotel Novotel Palembang, Senin (22/7/2024) pagi.
Kegiatan ini menjadi salah satu strategi Pemprov Sumsel dalam meningkatkan kualitas manajemen SDM di lingkungan Pemerintahan Daerah.
Edward Chandra menyampaikan, untuk mendukung program Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemprov Sumsel melalui Badan Kepegawaian Daerah terus melakukan perubahan menuju perbaikan organisasi.
Hal ini meliputi perbaikan tugas dan mutu pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan tata kelola yang baik di internal melalui peningkatan kualitas SDM, penempatan SDM yang kompeten pada tempat dan waktu yang sesuai, sistem pola karier yang jelas dan terukur, pengelolaan SDM berbasis kompetensi, serta keakuratan dan kecepatan penyajian informasi SDM sesuai kebutuhan organisasi.
Menurutnya, salah satu strategi peningkatan kualitas manajemen SDM di lingkungan Pemerintahan Daerah adalah menerapkan Manajemen Talenta. Manajemen Talenta merupakan metode pengelolaan SDM yang dikembangkan untuk mencari, mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan Pegawai Negeri Sipil terbaik yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan guna mendukung pencapaian visi, misi, dan strategi organisasi dalam jangka panjang.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan ASN yang profesional untuk menduduki jabatan strategis, Pemprov Sumsel melalui Badan Kepegawaian Daerah bekerja sama dengan Kantor Regional VII BKN Palembang mencari kelompok orang-orang bertalenta yang disebut sebagai talent pool. ASN yang memiliki talenta juga disebut sebagai talent, dan identifikasinya dilakukan melalui Uji Kompetensi.
Lebih jauh Edward mengatakan, penilaian terhadap potensi dan kompetensi pegawai dilakukan untuk pemetaan dan penyusunan profil baik untuk Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional, dan Jabatan Pelaksana. Data hasil pemetaan ini digunakan sebagai database dalam pembinaan dan pengembangan ASN sehingga Pemprov Sumsel mampu menempatkan PNS yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.
Edward menjelaskan bahwa kebutuhan akan ASN yang profesional, produktif, dan berkinerja tinggi sangat diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas pembangunan dan pelayanan kepada publik. Oleh karena itu, diperlukan standar kompetensi yang jelas.
“Saya mengingatkan kembali akan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya Pemprov Sumsel dalam mewujudkan ASN yang profesional dan berAKHLAK, pemerintahan yang efektif dan efisien, terbuka, dan bebas KKN. Sehingga kegiatan ini harus diikuti dengan sebaik-baiknya oleh peserta,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala BKD Provinsi Sumsel, Ismail Fahmi, mengatakan bahwa kegiatan Uji Kompetensi Pejabat Administrator, Pengawas, Pelaksana, dan Fungsional Tahun 2024 ini dilaksanakan berdasarkan PP No 11 2017 jo. PP Nomor 16 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 40 Tahun 2018 tentang Pedoman Sistem Merit dalam Manajemen ASN.
Maksud dari kegiatan ini adalah agar setiap instansi pemerintah memiliki peta kompetensi jabatan untuk setiap pegawai sehingga tersedianya Profil Kompetensi, Profil Kinerja, dan Kotak Manajemen Talenta ASN sebagai langkah awal dalam menyelenggarakan sistem merit manajemen aparatur negara.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk terselenggaranya sistem merit di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya.
Kegiatan ini diisi dengan narasumber yang ditugaskan sebagai asesor dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VII Palembang. Uji Kompetensi Tahun 2024 ini diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan dengan rincian: Pejabat Administrator sebanyak 320 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 920 orang, dan Pejabat Pelaksana serta Pejabat Fungsional sebanyak 1.088 orang.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor BKN Regional VII Palembang, Margi Prayitno.













