TRIKPOS.COM, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Drs. H. Edward Candra, MH, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Reviu Rencana Kerja Anggaran (RKA) berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) melalui aplikasi e-Reviu tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula BPSDM Provinsi Sumsel pada Rabu (31/7/2024).
Inspektur I Inspektorat Jenderal Kemendagri, Brigjen Pol Rustam Mansur, S.I.K., M.M., juga turut hadir secara virtual.
Dalam sambutannya, Edward berharap Bimtek ini mampu meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan penganggaran, memastikan konsistensi dan keterpaduan antara perencanaan dan penganggaran, sehingga menghasilkan APBD yang efektif dan efisien dalam mencapai prioritas dan sasaran pembangunan nasional serta daerah.
“Aplikasi e-Reviu ini dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri, dan pada tahap awal ini difokuskan pada pelaksanaan reviu dokumen anggaran. Nantinya, kita berharap aplikasi ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Edward.
Edward menekankan pentingnya peningkatan kualitas APBD serta penjaminan konsistensi dan keterpaduan perencanaan penganggaran oleh APIP melalui reviu dokumen/rencana pembangunan tahunan (RKPD dan Renja SKPD) serta reviu dokumen anggaran tahunan daerah (KUA, PPAS, dan RKA-SKPD). Hal ini untuk menjamin proses perencanaan penganggaran mematuhi kaidah-kaidah perencanaan dan penganggaran.
“Peran APIP telah mengalami pergeseran paradigma menjadi lebih fokus pada unsur pembinaan yang bersifat pencegahan, konsultatif, dan penjaminan kualitas pada program-program strategis yang memiliki risiko tinggi terhadap penyimpangan,” jelasnya.
Edward juga menambahkan bahwa salah satu tugas Inspektorat adalah melakukan mitigasi potensi risiko perencanaan melalui reviu.
“Diharapkan melalui Bimtek ini, peserta mampu merevisi dokumen RKA dan memastikan dokumen rancangan RKA sesuai dengan kaidah peraturan perundangan dengan penerapan SIPD melalui aplikasi e-Reviu, sehingga dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran yang berkualitas,” tandasnya. (#)













