PKBI Sumsel Menolak Pengusiran dari Lahan Hang Jebat

Ketua PKBI Sumsel Amirul Husni SH, Direktur PKBI Sumsel, Nindi Nupita

TRIKPOS.COM, PALEMBANG | Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumatera Selatan (Sumsel) menolak keras pengusiran kantor PKBI Nasional di Hang Jebat, Jakarta Selatan.

Sejak didirikan pada 23 Desember 1957, PKBI telah memainkan peran penting dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam isu-isu kependudukan, kesehatan reproduksi perempuan, dan remaja. PKBI telah menyediakan layanan penting bagi masyarakat Indonesia, termasuk kesehatan seksual reproduksi, vaksinasi, penanganan stunting, dan pendidikan remaja.

Kantor PKBI di Hang Jebat, berdiri sejak tahun 1970, merupakan simbol fisik dan lambang perjuangan panjang PKBI dalam mendukung kesehatan keluarga dan masyarakat.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian pengusiran yang dilakukan pada hari Rabu, 10 Juli 2024, pukul 07.00 WIB oleh 100 personil Satpol PP dengan dukungan aparat kepolisian dan TNI, berdasarkan SK Gubernur DKI No. 207/2016 sebagai bagian dari penertiban bangunan liar,” kata Ketua PKBI Sumsel, Amirul Husni, Kamis (11/7/2024).

“Meskipun terdapat putusan hukum yang menyatakan bahwa lahan ini tidak dapat dieksekusi, pengusiran ini dilakukan secara paksa yang menciderai nilai-nilai kemanusiaan,” tambah Amirul dengan nada kesal atas kejadian tersebut.

PKBI merupakan mitra strategis pemerintah dalam program-program kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di 25 provinsi dan 178 cabang di seluruh Indonesia, telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama erat dengan pemerintah, terutama dalam bidang kesehatan ibu dan anak serta penanggulangan bencana.

“Proses hukum terkait sengketa lahan Hang Jebat masih berjalan, dan kami menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang berlaku. Pengusiran harus dilakukan dengan surat eksekusi pengadilan yang sah dan menghentikan pengusiran ini serta memberikan kompensasi atau negosiasi yang adil kepada PKBI,” ujar Amirul didampingi Direktur PKBI Sumsel, Nindi Nupita.

Sebagai warga negara yang peduli terhadap kesejahteraan keluarga dan kesehatan reproduksi, PKBI Sumsel akan terus mendukung perjuangan PKBI dan berjuang untuk keadilan dalam kasus ini. (HR)