MUBA  

Wabup Muba Lepas 15 Pemuda Ikuti Pelatihan Migas di Cepu, Dibiayai APBN 2026

MUBA , TRIKPOS.com– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui kolaborasi strategis dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu. Sebanyak 15 generasi muda terbaik Muba dilepas untuk mengikuti pelatihan industri migas di Cepu, Jawa Tengah.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Muba Kiai Abdur Rohman Husen di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (15/1/2026). Program ini merupakan bagian dari Bantuan Pelatihan Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang sepenuhnya didanai melalui APBN.

Dalam sambutannya, Wabup Kiai Abdur Rohman Husen berpesan agar para peserta menjaga integritas, etika, dan nama baik daerah selama menjalani pelatihan di luar daerah.

“Kesempatan ini adalah amanah. Selain meningkatkan keterampilan teknis, manfaatkan pelatihan ini untuk membentuk karakter kerja yang disiplin dan tangguh. Jaga nama baik Muba dan jadikan ini jalan pembuka kesejahteraan keluarga ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet dalam pernyataan terpisah menyampaikan apresiasi atas keberangkatan putra-putri daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompetitif dan siap bersaing di industri migas nasional.

“Kita tidak ingin masyarakat Muba hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Melalui pelatihan di PPSDM Migas, peserta akan dibekali kompetensi dan sertifikasi yang diakui industri. Saya berharap mereka belajar dengan sungguh-sungguh agar mampu bekerja di sektor migas di berbagai daerah di Indonesia,” tegas Toha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba Herryandi Sinulingga AP menjelaskan, pada tahun ini Kabupaten Muba menjadi daerah dengan kuota peserta terbanyak secara nasional, yakni 15 orang. Para peserta terbagi dalam tiga jurusan, masing-masing lima orang pada kelas K3 Migas, Juru Las (Welding), dan Scaffolding.

“Jumlah ini lebih tinggi dibanding daerah penghasil energi lainnya. Kabupaten Bojonegoro mengirim 14 peserta, Blora 10 peserta, dan Tuban 9 peserta,” jelas Sinulingga.

Selain itu, kuota pelatihan juga diberikan kepada Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Muara Enim, masing-masing sebanyak lima peserta.

Sinulingga menambahkan, rombongan peserta asal Muba dijadwalkan berangkat pada 18 Januari 2026 menggunakan maskapai Super Air Jet. Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama masa pelatihan ditanggung sepenuhnya oleh PPSDM Migas melalui anggaran APBN 2026.

Dengan program ini, Pemkab Muba berharap lulusan pelatihan PPSDM Migas dapat menjadi tenaga kerja terampil yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah dan penguatan sektor energi nasional. (#)