OKU SELATAN, TRIKPOS.com — Peran Karang Taruna sebagai motor penggerak kepemudaan kembali disorot dalam Temu Karya Karang Taruna OKU Selatan yang digelar di Wisma Pusri, Sabtu (17/1/2026). Dalam forum tersebut, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) OKU Selatan, Andie Dinaldie, menegaskan pentingnya menjadikan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Menurut Andie, Karang Taruna memiliki kekuatan jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan, sehingga tidak tepat jika dipandang hanya sebagai organisasi pelengkap dalam pembangunan. Justru, keberadaannya dinilai mampu menjawab berbagai persoalan sosial dan kepemudaan di daerah.
“Karang Taruna punya potensi besar karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Pemerintah daerah harus melihat ini sebagai kekuatan, bukan sekadar formalitas organisasi,” ujar Andie yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Ia menilai, keterlibatan aktif Karang Taruna dapat memperkuat pembangunan berbasis masyarakat, terutama dalam pemberdayaan generasi muda dan pembentukan karakter sosial.
Hal senada disampaikan perwakilan Karang Taruna Sumatera Selatan. Wakil Ketua OKK Karang Taruna Sumsel, Kms Umar Jayanegara atau akrab disapa Dedek, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Temu Karya Karang Taruna OKU Selatan. Ia juga menyampaikan salam Ketua Karang Taruna Sumsel, Yudha Novanza Utama, yang berhalangan hadir.
“Ketua Karang Taruna Sumsel menyampaikan salam untuk seluruh kader Karang Taruna OKU Selatan. Insyaallah pada agenda pelantikan nanti beliau akan hadir langsung,” kata Dedek.
Dedek menekankan, sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Karang Taruna menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks. Ia berharap komunikasi dan koordinasi dapat dibangun secara berkelanjutan di semua tingkatan.
Sementara itu, Plt Ketua Karang Taruna OKU Selatan, Heri Martadinata, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekurangan.
“Siapapun yang terpilih nanti harus siap bersinergi dengan pemerintah. Kami berharap Karang Taruna benar-benar dirangkul sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.
Dari unsur pemerintah daerah, Asisten II Pemkab OKU Selatan, Zulfakar Dani, memastikan komitmen pemerintah untuk tetap mendukung kegiatan Karang Taruna. Namun ia menegaskan, penganggaran tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Pemkab OKU Selatan tetap mendukung dan menganggarkan kegiatan Karang Taruna. Hanya saja, sesuai aturan dana hibah, tidak bisa dianggarkan setiap tahun,” jelas Zulfakar.
Temu Karya Karang Taruna ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran pemuda serta memperjelas pola kemitraan antara Karang Taruna dan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan ke depan. (*)












