Di Tengah Luka Banjir, HUT ke-22 OKU Timur Didorong Jadi Titik Akselerasi Pembangunan

Foto : Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. dan Ketua DPRD OKU Timur Hermanto, S.E., M.M. saat Rapat Paripurna peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten OKU Timur di Gedung DPRD OKU Timur, Senin (19/1/2026).

OKU TIMUR, TRIKPOS.com — Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur tak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di tengah suasana duka akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah awal Januari lalu, momen ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan konsolidasi percepatan pembangunan.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna ke-16 DPRD OKU Timur, Senin (19/1/2026), yang dibuka Ketua DPRD OKU Timur Hermanto, S.E., M.M. dengan mengusung tema “Melangkah Bersama, Maju Lebih Cepat dalam Bingkai Kemuliaan”.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut menegaskan bahwa capaian pembangunan OKU Timur selama 22 tahun harus menjadi energi untuk bergerak lebih cepat, khususnya dalam pembenahan infrastruktur.

“Memasuki 2026, infrastruktur yang belum selesai harus dituntaskan. Yang rusak segera direhabilitasi,” tegas Herman Deru.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat—seperti jalan dan jembatan penghubung—harus menjadi prioritas utama. Akses yang baik dinilai krusial untuk mendukung sektor pertanian, distribusi hasil produksi, hingga mobilitas warga pascabanjir.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. menekankan bahwa peringatan hari jadi kali ini memiliki makna yang lebih dalam. Ia menyebut, usia ke-22 menjadi momentum memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial setelah masyarakat menghadapi bencana.

“Kita bersyukur atas capaian pembangunan, tetapi kita juga tidak boleh abai terhadap saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujar Lanosin.

Ia mengungkapkan, banjir akibat luapan Sungai Muara Balak, Sungai Macak, dan Sungai Rengas pada 8 Januari 2026 telah merendam ribuan rumah warga, merusak lahan pertanian, serta berdampak pada fasilitas umum. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut kerja bersama lintas sektor agar pemulihan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Meski mencatat berbagai kemajuan, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi yang positif, hingga raihan penghargaan nasional, Lanosin menegaskan pembangunan di OKU Timur masih membutuhkan banyak pembenahan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika dalam proses pembangunan masih terdapat kekurangan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih responsif,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel juga meresmikan sejumlah infrastruktur strategis berupa jembatan, yakni Jembatan Gantung Negeri Sakti Kecamatan Cempaka, Jembatan Jatimulya II Kecamatan Madang Suku II, serta Jembatan Desa Persiapan Sukajaya–Sukamaju Kecamatan Buay Madang Timur. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pemulihan ekonomi warga.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 OKU Timur ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar daerah ini tumbuh sebagai wilayah yang tangguh, adaptif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Penulis: Nurmala Dewi

Exit mobile version