MARTAPURA, TRIKPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa kekompakan dan etos kerja yang tinggi menjadi kunci utama kemajuan daerah. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-22 OKU Timur, Senin (19/1/2026).
Paripurna yang digelar di Gedung DPRD OKU Timur tersebut dihadiri Bupati OKU Timur Lanosin, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta tokoh masyarakat. Herman Deru hadir didampingi Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bersyukur OKU Timur telah memasuki usia 22 tahun. Ia juga mengenang perjalanan awal berdirinya OKU Timur sebagai daerah pemekaran yang penuh tantangan.
“Saya menjadi saksi sejarah lahirnya OKU Timur. Kita ingat betul, di awal berdiri daerah ini masih menghadapi banyak keterbatasan,” ujar Herman Deru.
Ia menuturkan, pada 2006 angka kemiskinan OKU Timur sempat menjadi salah satu yang tertinggi di Sumsel. Namun, berkat kerja keras dan sinergi semua pihak, angka tersebut berhasil ditekan hingga satu digit pada 2009.
“Kuncinya waktu itu adalah kekompakan. Kita petakan persoalan tanpa menimbulkan masalah baru, lalu hadirkan solusi. Dari situlah OKU Timur mulai melesat,” katanya.
Herman Deru juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Lanosin dan Wakil Bupati OKU Timur atas berbagai capaian yang diraih, termasuk penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI atas kontribusi mendukung swasembada pangan nasional.
“Penghargaan ini menunjukkan peran strategis OKU Timur sebagai daerah penyangga pangan Sumsel dan nasional,” ujarnya.
Menurut Herman Deru, keberhasilan pembangunan daerah tidak lepas dari soliditas seluruh elemen, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat. Ia menekankan pentingnya sikap ramah dan tulus dalam pelayanan publik.
“Kalau kita kompak, prestasi akan menonjol dan masyarakat bahagia. Pelayanan publik harus dilakukan dengan hati, karena kesan pertama sangat menentukan penilaian masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengibaratkan Sumatera Selatan sebagai sebuah puzzle yang tersusun dari kabupaten dan kota. Jika satu bagian tidak berjalan optimal, maka pembangunan Sumsel tidak akan utuh.
“OKU Timur ini salah satu keping penting, khususnya sebagai tulang punggung pangan Sumsel,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur Lanosin menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat atas kontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia memaparkan sejumlah capaian sepanjang 2025, di antaranya peringkat 4 nasional peningkatan produksi beras dengan target 1 juta ton gabah, predikat Kabupaten Sangat Inovatif, serta nilai 90,90 sebagai Kabupaten Informatif dalam pelayanan publik.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) OKU Timur meningkat menjadi 74,42 dan sebanyak 2.082 PPPK telah dilantik untuk memperkuat birokrasi.
“Pada 2026, kami akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar Lanosin.
Peringatan HUT ke-22 OKU Timur tahun ini mengusung tema Melangkah Bersama, Maju Lebih Cepat dalam Bingkai Kemuliaan, sebagai refleksi komitmen bersama melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (#)
