Cegah Gigi Berlubang, DWP Palembang Edukasi Kesehatan Gigi Anak TK

Foto : Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang Hj Ida Royani Aprizal bersama tenaga medis memberikan edukasi cara menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada siswa TK Dharma Wanita II di Kecamatan Kalidoni

PALEMBANG, KOMPAS.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang menggelar edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak usia dini di TK Dharma Wanita II, Kecamatan Kalidoni, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti 85 siswa-siswi dengan suasana ceria dan interaktif.

Ketua DWP Kota Palembang, Hj Ida Royani Aprizal, mengatakan kesehatan gigi sejak dini penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Menurut dia, gigi yang sehat tidak hanya berpengaruh pada penampilan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

“Gigi yang sehat merupakan investasi jangka panjang. Anak-anak bisa makan dengan nyaman, berbicara dengan jelas, dan tumbuh dengan rasa percaya diri,” ujar Ida Royani.

Ia juga mengingatkan pentingnya kebiasaan menyikat gigi secara teratur, termasuk saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Menjelang Ramadhan, anak-anak tetap harus menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur. Ini penting agar tidak muncul masalah gigi yang mengganggu aktivitas mereka,” kata Ida.

Ida berharap edukasi tersebut dapat menjadi bekal berkelanjutan bagi anak-anak hingga dewasa, sekaligus menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.

Sementara itu, dokter gigi RS Hermina, drg Asti Rosmala Dewi MM Sp.Perio MARS, menjelaskan bahwa kasus gigi berlubang masih banyak dialami anak-anak usia sekolah.

“Penyebabnya antara lain penggunaan dot yang terlalu lama, konsumsi makanan manis berlebihan, serta kebiasaan menyikat gigi yang tidak rutin atau tekniknya kurang tepat,” ujar Asti.

Dalam kegiatan tersebut, Asti memberikan edukasi langsung mengenai cara menyikat gigi yang benar, membatasi konsumsi jajanan manis, serta pentingnya mencukupi kebutuhan air putih.

Ia juga menekankan peran orang tua dan guru dalam mendampingi anak menjaga kesehatan gigi, baik di rumah maupun di sekolah.

“Pengawasan orang tua sangat dibutuhkan agar kebiasaan menjaga kesehatan gigi ini benar-benar diterapkan,” kata dia.

Kepala TK Dharma Wanita II, Sri Agustina, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan gigi sangat bermanfaat untuk membangun kesadaran anak sejak usia dini.

“Kami berterima kasih atas kegiatan ini karena sangat memotivasi anak-anak untuk lebih peduli terhadap kesehatan gigi mereka,” ujarnya. (*)