PALEMBANG, KOMPAS.com — Drama musikal bertajuk Nyanyian Anak dari Desa yang dipentaskan di Graha Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Kamis (5/2/2026), menyuguhkan pesan kuat tentang ketekunan, pendidikan, dan nilai spiritual sebagai fondasi kesuksesan hidup.
Pertunjukan yang diangkat dari buku memoar karya Sri Maryati tersebut mengisahkan perjalanan hidup Wali Kota Palembang Ratu Dewa sejak masa kecil di desa hingga menjadi pemimpin daerah. Pementasan ini diperankan oleh siswa-siswi SMA PGRI 2 Palembang di bawah arahan sutradara M Yunus.
Ratusan penonton yang memenuhi gedung pertunjukan tampak antusias mengikuti alur cerita yang disajikan dalam balutan musik, dialog, dan koreografi. Kisah perjuangan hidup yang ditampilkan dinilai relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.
Ratu Dewa yang hadir menyaksikan pementasan mengaku terharu melihat penggalan perjalanan hidupnya dipentaskan di atas panggung. Ia menilai, pertunjukan tersebut tidak sekadar menceritakan masa lalunya, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada pelajar.
“Yang terpenting bukan posisi saya sekarang, melainkan proses panjang yang dijalani sejak dari desa. Semua itu tidak lepas dari doa orang tua dan nilai-nilai spiritual,” kata Ratu Dewa.
Ia menambahkan, keberhasilan yang diraih harus dibangun di atas kepatuhan kepada orang tua, integritas, serta konsistensi dalam pendidikan sejak usia dini.
Ketua YPLP PGRI Kota Palembang Hasanudin mengatakan, pementasan seni tersebut merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang dikembangkan di SMA PGRI 2 Palembang.
“Ini bukan sekadar hiburan, tetapi wadah pembinaan bakat, kreativitas, dan penanaman nilai-nilai kehidupan kepada siswa,” ujar Hasanudin.
Hal senada disampaikan Kepala SMA PGRI 2 Palembang Herry, S.Pd., M.Pd. Menurut dia, pemilihan sosok Ratu Dewa sebagai tokoh utama didasarkan pada relevansi kisah hidupnya dengan semangat perjuangan pelajar.
“Kegiatan ini menjadi agenda rutin selama tiga hari dan dihadiri siswa SMP hingga SMA se-Kota Palembang. Selain pembinaan seni budaya, ini juga menjadi sarana promosi sekolah yang telah berpredikat unggulan tingkat nasional,” kata Herry.
Salah satu pemeran yang mencuri perhatian adalah Fahri, siswa SMP Negeri 12 Palembang, yang memerankan Ratu Dewa kecil. Ia mengaku bangga dapat terlibat dalam pementasan tersebut.
“Saya senang bisa memerankan Pak Dewa waktu kecil. Semoga saya juga bisa sukses melalui pendidikan,” ujar Fahri. (#)













