TRIKPOS.COM, PALEMBANG| Dalam upaya memaksimalkan pengumpulan zakat, infaq, dan shodaqoh di lingkungan sekolah, Baznas Kota Palembang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap sekolah. Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Palembang.
Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs. M. Ridwan Nawawi, menyatakan pentingnya peran sekolah dalam mengumpulkan dana dari siswa, wali siswa, dan guru. “Kami mendorong agar seluruh elemen sekolah berpartisipasi dalam zakat, infaq, dan shodaqoh. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh Baznas dan disalurkan kembali kepada siswa yang membutuhkan,” ungkap Ridwan dalam acara tersebut, Senin (14/10/2024).
Sebagai bentuk komitmen, Baznas juga menyalurkan bantuan Program Palembang Cerdas kepada tujuh siswa yang layak menerima bantuan pendidikan. Ridwan menambahkan, “Sekolah akan mengusulkan siswa kurang mampu, dan kami akan menyalurkan bantuan berupa peralatan sekolah.”
Ridwan juga menyoroti meningkatnya permintaan bantuan akibat kondisi ekonomi yang sulit. Ia berharap dukungan dari semua pihak untuk memaksimalkan pengumpulan dana zakat. Selain itu, Baznas menggandeng mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dalam program “Mazahwa”, yang akan melibatkan mahasiswa sebagai relawan zakat di sekolah-sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, menyambut baik sosialisasi ini dan menyatakan bahwa sekolah-sekolah menyambut positif pembentukan UPZ. “Surat edaran sudah dikirim, dan respon dari pihak sekolah sangat baik,” ujarnya.
Baznas juga membuka kesempatan bagi siswa kurang mampu untuk mengajukan bantuan langsung ke kantor mereka, yang berlokasi di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang. Bantuan berupa pakaian, buku, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya akan disalurkan setelah dilakukan survei terhadap kebutuhan siswa.
Melalui kolaborasi ini, Baznas dan Dinas Pendidikan berharap dapat meningkatkan kesadaran zakat di kalangan masyarakat dan membantu menyelesaikan permasalahan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. (red)














