Gubernur Herman Deru Lepas Kepergian H Kms Abdul Halim Ali, Tokoh Dermawan Lintas Kalangan

Foto : Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan sambutan mewakili keluarga saat melepas jenazah almarhum H Kms Abdul Halim Ali di rumah duka, Jalan HM Isa, Palembang, Jumat (23/1/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru melepas kepergian tokoh masyarakat Palembang, H Kms Abdul Halim Ali bin Kms Ali. Herman Deru hadir langsung di rumah duka almarhum di Jalan HM Isa, Palembang, Jumat (23/1/2026), sekaligus menyampaikan sambutan mewakili keluarga.

Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum yang dipadati pelayat dari berbagai kalangan. H Kms Abdul Halim Ali wafat pada Kamis (22/1) sekitar pukul 14.30 WIB di RS Siti Fatimah Palembang, dalam usia 88 tahun, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya selama kurang lebih dua tahun.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sosok yang dikenal dermawan dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Almarhum adalah sosok panutan. Hubungannya dengan Allah SWT sangat baik, begitu pula kepeduliannya terhadap sesama manusia,” kata Herman Deru.

Ia menyebut, semasa hidup almarhum konsisten berbuat kebaikan, terutama dalam pembangunan rumah ibadah. Tercatat, H Kms Abdul Halim Ali telah membangun 68 masjid di berbagai daerah.

“Tidak semua orang memiliki kemampuan dan keikhlasan untuk membangun hingga puluhan masjid. Ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir dan patut diteladani,” ujarnya.

Selain itu, almarhum juga dikenal memiliki kepedulian besar terhadap anak yatim piatu, para guru, serta ulama. Kepeduliannya bahkan lintas suku dan agama, sehingga ia dihormati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Herman Deru menambahkan, almarhum juga merupakan pembina salah satu masjid besar di Palembang serta kerap menjadi tempat masyarakat meminta nasihat karena kharismanya.

“Kita semua merasa kehilangan. Semoga semangat berbagi dan kepedulian sosial almarhum dapat dilanjutkan oleh keluarga dan keturunannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menyampaikan imbauan kepada para pelayat apabila masih terdapat urusan yang berkaitan dengan almarhum, baik organisasi, utang piutang, maupun niaga, agar dapat dikoordinasikan melalui pihak keluarga.

“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar semua urusan dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Menutup sambutan, Herman Deru mewakili keluarga memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala khilafnya.

“Atas nama keluarga besar, kami juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan kepada siapa pun,” pungkasnya. (#)

Exit mobile version