PALEMBANG, TRIKPOS.com — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendesak pemerintah pusat mempercepat revitalisasi rumah susun (rusun) 24–26 Ilir Palembang yang dinilai tidak lagi layak huni. Desakan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Griya Agung, Palembang, Selasa (10/2/2026).
Rakor yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Sumatera Selatan itu membahas percepatan pembangunan infrastruktur strategis, mulai dari jalan tol, pelabuhan, hingga kawasan permukiman. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah kondisi rusun 24–26 Ilir yang selama ini dikeluhkan warga.
Herman Deru menilai revitalisasi rusun tersebut perlu segera direalisasikan karena menyangkut aspek sosial sekaligus wajah Kota Palembang. Ia mengungkapkan, hingga kini program revitalisasi masih terkendala persoalan birokrasi dan teknis, meski sebelumnya telah beberapa kali ditinjau pemerintah pusat, termasuk oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Rusun yang kondisinya kumuh bukan hanya berdampak pada kualitas hidup penghuninya, tetapi juga mengganggu estetika kota Palembang sebagai pusat kebudayaan dan ekonomi Sumatera Selatan,” ujar Deru.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa turut memperkuat desakan tersebut. Ia mengatakan, sejak awal masa jabatannya, Pemerintah Kota Palembang telah melakukan sejumlah audiensi dengan kementerian terkait untuk membahas skema revitalisasi rusun.
“Skema revitalisasi sebenarnya sudah ada, baik melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun opsi hibah lahan kepada Pemerintah Kota,” kata Ratu Dewa.
Menurut Ratu Dewa, pemerintah pusat telah beberapa kali meninjau langsung lokasi rusun, baik oleh wakil menteri maupun pejabat eselon di kementerian. Namun hingga kini, belum ada kepastian waktu pelaksanaan revitalisasi.
“Kita sudah beberapa kali ditinjau, bahkan juga sudah beraudiensi langsung dengan menteri, dirjen, dan direktur teknis. Progres inilah yang sebenarnya ingin kami sampaikan,” ujarnya.
Menanggapi paparan Gubernur dan Wali Kota Palembang, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
“Terima kasih atas apa yang telah disampaikan. Semoga Sumatera Selatan semakin maju dan masyarakatnya mendapatkan kesejahteraan seperti yang kita harapkan bersama,” ujar AHY menutup rakor.
Hingga saat ini, warga penghuni rusun 24–26 Ilir masih menunggu kepastian realisasi revitalisasi yang diharapkan dapat memperbaiki kondisi hunian dan lingkungan mereka. (#)













