TRIKPOS.COM, PALEMBANG| Rehab kantor Walikota Palembang dan atap parkir motor terkesan hanya untuk habiskan anggaran di ujung tahun anggaran.
Perihal ini dinyatakan K MAKI dalam siaran persnya, “taman dan kolam ikan yang di hancurkan oleh Pemkot Palembang masih sangat layak untuk di lihat dan dipakai”, ungkap Deputy K MAKI Feri Kurniawan.
“Nilainya milyaran rupiah di lebur menjadi lebih kecil dengan nilai enam ratusan juta rupiah sehingga Pemkot berpotensi rugi milyaran rupiah”, papar Deputy K MAKI.
“Sementara atap lapangan parkir seakan di rencanakan tergesa – gesa dan berbahaya bila ada angin deras karena atap bisa terbang”, ujar Feri MAKI.
“Menghabiskan anggaran dengan merusak yang masih layak merupakan tindakan yang kurang beretika”, ulas Deputy K MAKI itu.
“Sementara kondisi masyarakat dalam keadaan yang kurang baik – baik saja saat ini” tegas Feri Kurniawan.
“Inilah kalau pemimpin gagal paham dan kurang memperhatikan kondisi masyarakat”, tutup Feri. (#)














