PALEMBANG, TRIKPOS.com — Kehadiran negara di tengah warga rentan kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Melalui Dinas Sosial, pemerintah mengevakuasi Kartini (67), seorang janda lansia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan akibat sakit lumpuh dan ketiadaan tempat tinggal layak di kawasan Kertapati, Palembang.
Kartini selama ini menumpang di rumah keponakannya di Jalan Mayor Sartibi Darwis, Lorong Keluarga, RT 28/RW 010, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati. Sejak suaminya meninggal dunia, ia tidak memiliki rumah maupun penghasilan tetap, sementara kondisinya yang lumpuh membuat aktivitas sehari-hari semakin berat.
Respons cepat dilakukan setelah laporan kondisi Kartini diterima Dinas Sosial. Aparat langsung turun ke lapangan untuk memastikan penanganan darurat dan keberlanjutan perawatan bagi lansia tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Palembang bersama jajaran kemudian mengevakuasi Kartini ke panti jompo di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, guna mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak.
Langkah ini disebut sebagai tindak lanjut instruksi pimpinan, sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil, khususnya kelompok lansia yang hidup dalam keterbatasan dan kondisi kesehatan serius.
“Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah bagi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan lansia tidak dibiarkan berjuang sendiri dalam kondisi seperti ini,” ujar perwakilan Dinas Sosial saat di lokasi, Sabtu (21/2/2026).
Ketua RT 28 RW 010 Kelurahan Karya Jaya, Tomy, bersama keluarga Kartini menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih atas respons Dinas Sosial yang sigap. Bantuan ini sangat berarti dan meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Suhiami, keponakan Kartini, yang selama ini merawat sang bibi dengan keterbatasan ekonomi.
Sementara itu, Kartini tampak haru saat dibawa ke panti jompo. Dengan suara lirih, ia mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah dan semua pihak yang telah membantunya.
“Terima kasih kepada pemerintah dan semua yang peduli. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” ucapnya.
Penanganan kasus ini menjadi pengingat pentingnya sistem perlindungan sosial yang responsif terhadap kelompok rentan. Pemerintah berharap, langkah tersebut tidak hanya meringankan beban Kartini, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pewarta: Mursalan














