PALEMBANG, TRIKPOS.com — Upaya menekan maraknya aksi balap liar di Kota Palembang diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang dan komunitas otomotif. Honda Brio Community (HBC) Chapter Palembang menyatakan kesiapan menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus ajang drag race resmi sebagai wadah penyaluran hobi generasi muda yang lebih aman, terarah, dan bertanggung jawab.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang saat menerima audiensi pengurus HBC Chapter Palembang bersama Koordinator Wilayah Sumatera. Dalam pertemuan tersebut, Sekda menegaskan bahwa Pemkot Palembang membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas yang memiliki program positif dan selaras dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS), khususnya dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif komunitas otomotif. Kolaborasi seperti ini jangan berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi keamanan serta ketertiban kota,” ujar Sekda.
Menurutnya, pendekatan persuasif melalui pembinaan komunitas dinilai lebih efektif dibandingkan semata-mata penindakan hukum. Model pembinaan ini mampu menyentuh akar persoalan sekaligus membangun kesadaran kolektif di kalangan anak muda tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Dalam audiensi tersebut, HBC Chapter Palembang juga menyampaikan komitmen untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial, edukasi keselamatan berkendara, serta mendukung berbagai program Pemerintah Kota Palembang di tengah masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan perkotaan yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh warga.
Ketua HBC Chapter Palembang, Asenja Nasril, menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi momentum perkenalan resmi komunitas sekaligus pemaparan struktur organisasi serta program kerja jangka pendek dan menengah. Agenda terdekat yang menjadi fokus utama adalah penyelenggaraan drag race resmi dalam rangka peringatan HUT ke-6 HBC Chapter Palembang.
“Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan kami terhadap masih maraknya balap liar. Bahkan, baru-baru ini terjadi kecelakaan fatal akibat balap liar di depan RS Mohammad Hoesin. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa harus ada solusi nyata, bukan sekadar larangan,” tegas Asenja.
Ia menilai penyediaan ruang kompetisi resmi dengan standar keselamatan yang memadai merupakan langkah strategis untuk mengalihkan aktivitas balap dari jalan umum ke lintasan yang aman dan terkontrol. Hal ini sejalan dengan tingginya minat anak muda Palembang terhadap dunia otomotif, khususnya modifikasi Honda Brio.
“Daripada potensi ini disalurkan di jalan raya yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, lebih baik diarahkan ke jalur yang benar. Kami ingin hobi otomotif melahirkan prestasi, bukan tragedi,” tambahnya.
Saat ini, HBC Chapter Palembang tercatat memiliki sekitar 120 anggota aktif yang rutin terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas, mulai dari otomotif, sosial, hingga edukasi keselamatan berkendara.
Rangkaian peringatan HUT ke-6 HBC Chapter Palembang akan dimulai pada Jumat, 6 Februari, dengan agenda teknis perlombaan, dan dilanjutkan pada Sabtu, 7 Februari dengan kegiatan seremonial, evaluasi pelaksanaan, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan pemangku kepentingan lainnya, Pemkot Palembang berharap langkah ini tidak hanya mampu menekan aksi balap liar, tetapi juga membentuk budaya berlalu lintas yang lebih disiplin serta membuka ruang pembinaan bakat otomotif yang sehat dan produktif bagi generasi muda. (*)
