PMI dan Kecamatan IT I Berkolaborasi Jaga Ketersediaan Stok Darah

Foto : Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kecamatan Ilir Timur I terkait pelaksanaan donor darah rutin guna mendukung ketersediaan stok darah di Kota Palembang, Jumat (22/5/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com– Meningkatnya kebutuhan darah di Kota Palembang mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kecamatan Ilir Timur (IT) I untuk menggelar kegiatan donor darah secara rutin.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PMI Kota Palembang dan Pemerintah Kecamatan IT I di Kantor Camat IT I Palembang, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang.

Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengatakan kebutuhan darah di Palembang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini, kebutuhan darah mencapai sekitar 7.000 kantong per bulan, sementara PMI baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong.

“Artinya masih terdapat kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulan. Karena itu PMI tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menjaga ketersediaan darah yang aman, cukup, dan tepat waktu,” ujar Dewi.

Ia mengapresiasi langkah Kecamatan IT I yang siap menjadi mitra strategis PMI dalam menyelenggarakan donor darah secara berkala.

Menurut Dewi, kerja sama tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka Hari Jadi Kota Palembang, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

“Di balik setiap kantong darah yang terkumpul, ada harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan. Mereka yang mendonorkan darahnya hari ini adalah pahlawan kemanusiaan,” katanya.

Pada aksi donor darah perdana setelah penandatanganan MoU, tercatat sekitar 100 calon pendonor mengikuti kegiatan tersebut dengan target pengumpulan sedikitnya 100 kantong darah.

PMI Kota Palembang berharap kerja sama dengan Kecamatan IT I dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya untuk turut aktif menggelar donor darah secara berkelanjutan.

Ke depan, PMI juga menargetkan edukasi dan gerakan donor darah tidak hanya berlangsung di tingkat kecamatan, tetapi menjangkau hingga kelurahan-kelurahan di seluruh Kota Palembang.

“Melalui sinergi yang berkesinambungan antara PMI dan pemerintah, kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela terus meningkat. Ini merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan Palembang yang sehat, peduli, dan sejahtera,” pungkas Dewi.