Ratu Dewa Resmikan PLTS di Masjid Agung Palembang, Hemat Listrik hingga Rp24 Juta per Tahun

Foto : Wali Kota Palembang Ratu Dewa meresmikan PLTS di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Senin (19/1)

PALEMBANG , TRIKPOS.com

– Wali Kota Palembang Ratu Dewa meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Senin (19/1/2026). Peresmian ini menjadi langkah konkret Pemkot Palembang dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan beroperasinya PLTS tersebut, Masjid Agung diperkirakan mampu menghemat biaya listrik sekitar Rp12 juta hingga Rp24 juta per tahun. Selain efisiensi anggaran, penggunaan panel surya juga menjadi simbol transisi menuju energi bersih yang ramah lingkungan.

Ratu Dewa mengatakan, keberadaan PLTS di Masjid Agung bukan sekadar pengoperasian fasilitas baru, melainkan wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“PLTS ini memiliki kapasitas terpasang 18,2 kWp, dilengkapi baterai berkapasitas 30 kWh dan inverter 18 kW. Energi yang dihasilkan sudah dimanfaatkan untuk mendukung operasional masjid,” ujar Ratu Dewa.

Berdasarkan data, pada Desember 2025 PLTS menghasilkan energi listrik sebesar 1.137,2 kWh. Sementara hingga Januari 2026, produksi listrik tercatat mencapai 436,5 kWh. Energi tersebut digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan masjid, mulai dari sistem tata suara, CCTV, penerangan, kipas angin, televisi LED, hingga pendingin udara.

Menurut Ratu Dewa, Masjid Agung memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah sekaligus pusat edukasi bagi masyarakat. Karena itu, pemanfaatan energi bersih di masjid diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi.

“Masjid ini kini menjadi teladan pemanfaatan energi bersih yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, yakni menjaga keseimbangan dan kelestarian alam. Energi bersih bukan konsep mahal atau eksklusif. Satu masjid mungkin kecil dampaknya, tetapi seratus masjid bisa menjadi pembangkit kota,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan PLTS ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan Perumda Tirta Musi Palembang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Tirta Musi, M Azharuddin, mengatakan pemasangan PLTS di Masjid Agung merupakan bentuk dukungan BUMD terhadap pembangunan berkelanjutan di Palembang.

“Sebagai BUMD, kami tidak hanya fokus pada layanan air minum dan pengelolaan air limbah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. PLTS ini adalah wujud komitmen kami mendukung energi bersih,” katanya.

Secara teknis, sistem panel surya yang dipasang memiliki kapasitas terpasang sekitar 18,6 kWp dan diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sekitar 24–25 MWh per tahun. Dengan kapasitas tersebut, PLTS diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan listrik masjid sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.

Peresmian PLTS di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo diharapkan menjadi pemicu bagi fasilitas publik dan rumah ibadah lain di Palembang untuk mulai memanfaatkan energi terbarukan. (#)