Tol Palembang–Betung Difungsikan H-10 Lebaran, Ratu Dewa Dorong Exit Tol Gandus

Foto : Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninjau progres pembangunan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Ruas Tol Palembang–Betung ditargetkan mulai difungsikan secara terbatas pada H-10 Idul Fitri 1447 H. Kehadiran tol ini diyakini bukan hanya memperlancar arus mudik Lebaran, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah Palembang bagian barat.

Target tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat meninjau langsung progres pembangunan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026). Peninjauan dilakukan bersama Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

AHY menyebut Tol Palembang–Betung merupakan ruas strategis dalam jaringan Tol Trans Sumatera yang akan memperkuat konektivitas antardaerah dari Lampung hingga Aceh. Selain memangkas waktu tempuh, keberadaan tol ini dinilai mampu mengurangi titik kemacetan kronis di jalur lintas timur Sumatera.

“Pengurangan waktu perjalanan akan berdampak langsung pada efisiensi logistik dan produktivitas masyarakat, terutama saat puncak arus mudik dan balik Lebaran,” ujar AHY.

Ia menegaskan, sebelum difungsikan, ruas tol dan Jembatan Musi V akan melalui uji kelaikan dan uji beban untuk memastikan aspek keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menilai kehadiran Tol Palembang–Betung membawa dampak strategis bagi kota Palembang. Menurutnya, waktu tempuh Palembang–Betung yang sebelumnya mencapai 3–4 jam dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.

“Tol ini bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Palembang dan sekitarnya,” kata Ratu Dewa.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palembang telah mengusulkan agar pintu keluar (exit tol) diarahkan ke wilayah Kecamatan Gandus. Akses tersebut dinilai penting untuk mendorong aktivitas ekonomi baru serta mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.

“Kami berharap exit tol Gandus bisa segera direalisasikan agar manfaat tol benar-benar dirasakan masyarakat Palembang,” ujarnya.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana menjelaskan, Jembatan Musi V menjadi salah satu struktur paling krusial pada ruas tol ini karena menghubungkan kawasan Gandus dan Bengkinang. Progres pembangunannya telah memasuki tahap akhir dan dijadwalkan menjalani uji beban pada Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran, seksi 1 dan 2 Tol Palembang–Betung yang progresnya telah mencapai sekitar 89 persen direncanakan dibuka secara fungsional pada H-10 Lebaran.

Pemerintah menargetkan seluruh ruas Tol Kapalbetung sepanjang 106,81 kilometer dapat rampung sepenuhnya pada akhir 2026, sekaligus memperkuat integrasi konektivitas Pulau Sumatera dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional. (*)