Tri Tito Karnavian Ajak Pelajar Palembang Waspadai “Tiga Serangkai” Perusak Masa Depan

Foto : Sosialisasi Bahaya Judi Online, Pinjol, dan Narkoba di SMK Negeri 6 Palembang, Kamis (31/7/2025).

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, mengajak ratusan pelajar di Palembang untuk menjauhi tiga ancaman serius yang kini menghantui generasi muda: judi online, pinjaman online ilegal, dan penyalahgunaan narkoba.

Pesan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Bahaya Judi Online, Pinjol, dan Narkoba di SMK Negeri 6 Palembang, Kamis (31/7/2025). Acara ini dihadiri sekitar 500 pelajar dari SMA dan SMK se-Kota Palembang.

Hadir pula dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Sumsel Febrita Herman Deru dan Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Dalam sambutannya, Tri Tito mengibaratkan tiga persoalan tersebut sebagai “tiga serangkai” penghancur masa depan yang bisa merusak karakter dan menghancurkan potensi generasi muda Indonesia.

“Jangan biarkan diri kita menjadi korban judol, pinjol, dan narkoba. Semua ini adalah jebakan yang bisa menjerumuskan kalian dalam kehancuran,” tegas Tri Tito di hadapan para siswa.

Ia juga berinteraksi langsung dengan sejumlah pelajar melalui dialog interaktif yang membahas pandangan dan pengalaman mereka terhadap tiga isu tersebut. Enam pelajar yang aktif dalam sesi dialog menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi.

Tak hanya menyampaikan pesan moral, Tri Tito juga menyerahkan bantuan komputer untuk mendukung kegiatan TP PKK Sumsel serta simbolis penyerahan KTP elektronik bagi pelajar.

Kepada media usai acara, Tri menegaskan pentingnya membekali generasi muda dengan karakter kuat dan mental tangguh dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang kerap dimanfaatkan untuk hal negatif.

“Kemajuan teknologi memang tidak bisa dihindari, tapi pertahanan diri anak-anak kita bisa dan harus dibangun sejak dini,” ujarnya.

TP PKK Pusat, lanjutnya, juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menguatkan gerakan ini, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepolisian Daerah, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). “Kami sudah punya MoU khusus dengan BNN untuk menjalankan program pencegahan ini secara masif,” tutup Tri Tito. (#)