PALEMBANG, TRIKPOS.com— Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mendorong Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumatera Selatan (KDEKS Sumsel) untuk lebih masif menyosialisasikan ekonomi syariah hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Ia menekankan pentingnya peran KDEKS dalam memperluas pemahaman sekaligus praktik ekonomi syariah di Sumsel.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus KDEKS Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (21/1/2026).
Menurut Herman Deru, KDEKS memiliki peran strategis dalam membangun literasi masyarakat terhadap sistem ekonomi dan keuangan syariah. Karena itu, KDEKS diminta tidak hanya bergerak di tataran konsep, tetapi aktif turun langsung ke lapangan.
“Bagaimana masyarakat bisa tertarik dan memahami manfaat ekonomi syariah, itu tugas utama KDEKS. Maka seluruh elemen harus terlibat dan bergerak bersama,” ujar Herman Deru.
Ia menilai pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi kunci agar ekonomi syariah tidak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lembaga perbankan syariah yang beroperasi di Sumsel, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Sumsel Babel Syariah, dan perbankan syariah lainnya, sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah.
“Ini bukan hanya soal organisasi, tapi soal syiar. Ekonomi syariah harus dimasyarakatkan dan dipraktikkan. Organisasi harus bergerak secara struktural dan bermitra dengan berbagai pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel Shofwan Hadi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur Sumsel terhadap keberadaan KDEKS, termasuk penetapan kepengurusan melalui surat keputusan resmi.
Ia menjelaskan, KDEKS Sumsel telah menggelar rapat internal untuk membahas Rencana Aksi Daerah (RAD) sebagai tindak lanjut program Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Pusat.
“RAD ini akan menjadi pedoman utama bagi kami dalam mengimplementasikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Selatan ke depan,” kata Shofwan. (#)
