PALEMBANG, TRIKPOS.com – Dalam upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak sejak dini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Penguatan Peran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai Sahabat Keluarga. Acara ini berlangsung pada Minggu, 15 Juni 2025, di Kampung Anyaman, Kelurahan 3/4 Ulu, Kota Palembang.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPPPA Sumsel, Relawan Anak Sumatera Selatan, dan Yatim Mandiri. Tujuannya adalah untuk membangun lingkungan yang ramah anak serta memperkuat peran keluarga sebagai pelindung utama anak.
Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DPPPA Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos., M.Si., beserta jajaran. Turut hadir Camat Seberang Ulu I, M. Hijrun, S.STP., Lurah 3/4 Ulu, Rama, serta para Ketua RW dan RT setempat. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.
Dalam sambutannya, Fitriana menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam perlindungan anak. “PUSPAGA hadir untuk membimbing orang tua agar dapat menerapkan pola pengasuhan yang hangat, sehat, dan bebas kekerasan,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan Kak Bebe, seorang pendongeng anak, sebagai narasumber. Ia menyampaikan pesan-pesan edukatif seputar perlindungan anak dan pengasuhan positif melalui media dongeng yang interaktif dan menyenangkan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menyampaikan nilai-nilai penting dengan cara yang mudah dipahami oleh anak-anak maupun orang tua.
Selain sosialisasi, Kepala DPPPA Sumsel juga meresmikan Posko PUSPAGA di Kampung Anyaman. Posko ini akan menjadi tempat konsultasi bagi para orang tua dengan pendampingan langsung dari psikolog DPPPA Provinsi Sumsel.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kampung Anyaman semakin sadar dan peduli terhadap isu kekerasan anak, serta dapat memanfaatkan layanan PUSPAGA sebagai mitra strategis dalam menciptakan keluarga yang harmonis, ramah anak, dan bebas dari kekerasan. (Kms)












