SUMSEL  

Gubernur Dorong Lakpesdam NU Sumsel Jadi Rujukan Kajian Pendidikan dan Kebijakan Publik

Foto : Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru hadir dalam pelantikan pengurus Lakpesdam NU Sumsel 2026–2030 di Griya Agung Palembang, Jumat (30/1/2026)

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendorong Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan untuk mengambil peran lebih strategis sebagai pusat kajian pendidikan dan kebijakan publik di daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri pelantikan pengurus Lakpesdam PWNU Sumsel masa khidmat 2026–2030 yang digelar di Griya Agung Palembang, Jumat (30/1/2026).

Menurut Herman Deru, Lakpesdam memiliki posisi penting bukan sekadar sebagai lembaga kaderisasi, tetapi juga sebagai dapur pemikiran yang menghasilkan rekomendasi berbasis kajian ilmiah. Karena itu, ia meminta Lakpesdam fokus melahirkan produk pemikiran yang dapat menjadi rujukan, baik bagi internal NU maupun bagi pemangku kebijakan di Sumatera Selatan.

“Tugas Lakpesdam itu berat. Bukan hanya menghimpun sumber daya manusia, tetapi membangun kajian yang bisa menjadi referensi banyak pihak. Dunia pendidikan harus menjadi salah satu fokus utama,” ujar Herman Deru.

Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan menuntut hadirnya kajian yang komprehensif dan kontekstual, terutama dalam menjawab persoalan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Kajian tersebut, kata dia, diharapkan dapat memperkaya perspektif pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Gubernur juga menyatakan keyakinannya bahwa kepengurusan Lakpesdam yang baru memiliki kapasitas untuk menjadikan lembaga ini lebih produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Lakpesdam PWNU Sumsel, Hernae Roespriadji, menyampaikan bahwa Lakpesdam berkomitmen memperkuat peran NU dalam pengembangan SDM dan kajian kebijakan yang sejalan dengan kebutuhan daerah. Selain pendidikan, Lakpesdam juga akan mengembangkan kajian ekogeologi yang memadukan isu lingkungan hidup dengan nilai-nilai keagamaan.

“Ekogeologi tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga iman. Lakpesdam akan menggandeng peneliti, dosen, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, termasuk institusi Islam,” kata Hernae.

Prosesi pelantikan pengurus Lakpesdam PWNU Sumsel dipimpin Rois Syuriah PWNU Sumsel dan ditandai dengan penyerahan pataka oleh Ketua PWNU Sumsel. Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyaksikan penyerahan tanah wakaf dari Hj Mariama Effendi Akib kepada PWNU Sumsel sebagai bentuk penguatan aset dan kegiatan keumatan.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta pemakaian seragam Lakpesdam PWNU Sumsel kepada Gubernur Sumatera Selatan, menandai komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia.(#)