Gubernur Herman Deru Pastikan Pembangunan Gedung SMA Bingin Teluk Dimulai Tahun Depan

Foto : Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memastikan pembangunan gedung SMA Negeri Bingin Teluk Lokal Jauh Air Bening

MURATARA, TRIKPOS.com – Harapan warga Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk memiliki gedung sekolah menengah atas yang layak segera terwujud. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memastikan pembangunan gedung SMA Negeri Bingin Teluk Lokal Jauh Air Bening akan dimulai pada tahun depan.

Kepastian ini disampaikan Herman Deru saat meninjau langsung lokasi sekolah, Minggu (24/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan untuk pihak sekolah.

“Alhamdulillah saya sampai di sini untuk menjawab keluhan warga terkait pelayanan pendidikan, khususnya tingkat SLTA,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pendidikan adalah hak seluruh anak tanpa memandang lokasi. Meski status sekolah ini belum definitif, pembangunan gedung akan tetap dilakukan.

“Saya berjanji tahun depan, meskipun statusnya belum definitif, gedungnya harus dibangun dulu. Kita akan bangun dengan pola bantuan keuangan,” tegasnya.

Herman Deru juga mengapresiasi kepedulian tokoh masyarakat setempat, Pirsa, yang menghibahkan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan sekolah.

“Terima kasih kepada Pak Pirsa yang telah peduli terhadap masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Herman Deru menyampaikan rasa hormat kepada para guru yang terus mengajar meski sarana terbatas.

“Saya sangat menghargai guru-guru yang tidak kenal lelah mendidik anak-anak di tengah keterbatasan,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan kondisi ini berlarut. “Kepada guru, jangan kendor semangatnya. Kepada murid, yakinlah pemerintah tidak pernah tinggal diam,” pesan Gubernur.

Koordinator SMA Negeri Bingin Teluk Lokal Jauh Air Bening, Priyono Putra, mengungkapkan perjuangan panjang sekolah tersebut sejak berdiri pada 2017.

“Kami sudah beberapa kali pindah tempat. Pernah belajar di rumah warga, kemudian di balai desa selama tiga tahun, dan sekarang menumpang di SD Negeri 1 Desa Air Bening,” jelasnya.

Kondisi ini membuat proses belajar tidak optimal. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan berbagai keterbatasan. “Kami berharap pembangunan ini benar-benar segera terealisasi,” harap Priyono.

Warga setempat menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Mereka percaya kehadiran gedung baru akan memberi kenyamanan dan semangat baru bagi para siswa.

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sumsel dalam pemerataan akses pendidikan di wilayah terpencil. Harapannya, generasi muda Muratara dapat bersaing dengan daerah lain di Sumsel. (#)