Gubernur Sumsel Paparkan LKPJ 2025, Capaian Meningkat di Tengah Tantangan Pembangunan

Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Senin (30/3/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memaparkan capaian pembangunan sekaligus tantangan ke depan dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di DPRD Sumatera Selatan, Senin (30/3/2026).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat undang-undang sebagai bentuk akuntabilitas kepala daerah.

Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat berbagai capaian, di antaranya meraih 28 penghargaan di tingkat nasional dan internasional. Beberapa di antaranya meliputi predikat Provinsi Terinovatif melalui Innovative Government Award (IGA), Badan Publik Informatif, serta masuk empat besar nasional dalam Penghargaan Pembangunan Daerah.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.

Di bidang pembangunan manusia, Sumsel mencatat kinerja positif melalui penurunan prevalensi stunting, capaian Universal Health Coverage, serta pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah yang menjadi terbaik di wilayah Sumatera.

Pada sektor ketenagakerjaan, Pemprov Sumsel juga mencatatkan rekor melalui pelatihan kecerdasan buatan bagi 25.000 guru, sekaligus meraih penghargaan di bidang ketenagakerjaan. Sementara itu, sektor pangan menunjukkan peningkatan produksi beras hingga menempatkan Sumsel di peringkat tiga nasional.

Di sisi lain, indikator makro ekonomi juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sumsel tercatat sebesar 5,35 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Tingkat kemiskinan pun turun menjadi 9,85 persen, meski masih sedikit di atas angka nasional.

Meski demikian, Herman Deru mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti penanganan kemiskinan dan stunting, peningkatan produktivitas pertanian, serta pemerataan infrastruktur dan investasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program strategis, antara lain pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, program layanan kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, serta penciptaan wirausaha muda.

Dari sisi keuangan, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp10,06 triliun atau 90,43 persen dari target Rp11,12 triliun. Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp9,69 triliun atau 86,86 persen.

Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan tetap mengedepankan efisiensi anggaran.

Menutup penyampaiannya, Herman Deru mengapresiasi dukungan DPRD dan seluruh pihak dalam mendorong pembangunan daerah.

“Sinergi ini harus terus kita jaga demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” katanya.

Usai penyampaian LKPJ, DPRD Sumsel membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas laporan tersebut secara lebih mendalam dan merumuskan rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah ke depan. (#)