SUMSEL  

Herman Deru Gaspol Pelabuhan Samudera Tanjung Carat, Proyek Strategis Dongkrak Ekonomi Sumsel

PALEMBANG, TRIKPOS.com— Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menempatkan pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat sebagai tonggak sejarah dan simbol keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong lompatan ekonomi Sumsel ke level nasional dan global.

Hal tersebut ditegaskan Herman Deru saat memimpin rapat evaluasi percepatan pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat di Ruang Rapat Rumah Kayu Taman Kenten, Palembang, Selasa (30/12/2025) malam. Rapat tersebut menjadi penanda kuat bahwa proyek strategis daerah ini telah memasuki fase krusial menuju realisasi fisik.

Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi kepada Tim Percepatan Pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja progresif dan terukur. Dari paparan yang disampaikan, Herman Deru melihat adanya keseriusan, soliditas, serta koordinasi lintas sektor yang semakin matang.

Menurutnya, pola kerja agresif yang ditunjukkan tim percepatan merupakan modal penting agar pembangunan pelabuhan tidak kembali terjebak dalam stagnasi birokrasi sebagaimana yang terjadi pada masa-masa sebelumnya.

“Perkembangannya sangat menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa tim percepatan bekerja serius, agresif, dan memiliki arah yang jelas,” tegas Herman Deru.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel tidak akan berdiri sebagai penonton, melainkan menjadi penggerak utama dalam memastikan setiap kebutuhan strategis tim percepatan dapat dipenuhi.

“Ini kepentingan besar Sumsel. Pemerintah provinsi siap mem-back up penuh. Kita harus super agresif dan tetap solid,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Herman Deru menyebut pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat sebagai bagian dari visi besar kepemimpinannya yang ingin meninggalkan warisan pembangunan nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menargetkan pelabuhan ini tidak hanya menjadi pusat logistik dan perdagangan baru, tetapi juga instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan Sumsel hingga satu digit.

“Saya ingin ada legacy yang membanggakan. Pelabuhan Tanjung Carat harus terwujud, dan kesejahteraan masyarakat Sumsel harus meningkat secara nyata,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa keberhasilan Tanjung Carat tidak dapat dilepaskan dari pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari konektivitas jalan tol hingga jalur kereta api yang terintegrasi langsung dengan kawasan pelabuhan.

Ia mengingatkan bahwa proyek ini merupakan hasil perjuangan panjang lintas kepemimpinan gubernur Sumsel, sehingga tanggung jawab moral untuk menuntaskannya menjadi sangat besar.

Terkait rencana peletakan batu pertama (groundbreaking), Herman Deru memastikan seluruh persiapan tetap berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan dapat dilaksanakan pada Januari mendatang sebagai simbol dimulainya babak baru pembangunan maritim Sumatera Selatan.