SUMSEL  

Herman Deru: Jejak Penjual Kopi Cerminkan Ketangguhan dan Loyalitas Chairul S. Matdiah

Foto :; Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, Anggota DPR RI Ishak Mekki peluncuran buku Jejak Penjual Kopi karya Ferly Marison

PALEMBANG , TRIKPOS.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku Jejak Penjual Kopi karya Ferly Marison yang mengangkat perjalanan hidup Chairul S. Matdiah. Acara tersebut digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Sabtu (23/8) malam, dan dihadiri oleh berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengenang awal pertemuannya dengan Chairul yang berawal dari urusan pribadi hingga berkembang menjadi persahabatan erat. Ia menilai sosok Chairul sebagai pribadi yang konsisten, adaptif, dan tangguh menghadapi dinamika.

“Dalam gejolak politik, ekonomi, dan sosial, ia tetap menjaga hubungan baik dengan semua orang. Nilai ini yang membuatnya istimewa,” ujar Deru.

Deru menekankan, buku Jejak Penjual Kopi bukan sekadar biografi, tetapi catatan hidup penuh pelajaran. Buku ini merekam perjalanan Chairul dari pemilik warung kopi hingga menjabat sebagai anggota DPRD Sumsel selama tiga periode. Kisah tersebut memuat pesan tentang kerja keras, loyalitas, dan keberanian menghadapi tantangan hidup.

“Kisah ini relevan untuk generasi muda yang kerap mencari jalan pintas. Kesuksesan lahir dari proses panjang dan konsistensi, bukan keberuntungan semata,” tambahnya.

Sementara itu, Chairul mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya buku tersebut. Ia berharap karyanya menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tidak menyerah pada keadaan.

“Saya percaya kebaikan tidak pernah sia-sia. Semua luka dan tawa saya jadikan pelajaran berharga. Dzikir dan sedekah bukan hanya amalan, tapi terapi jiwa yang menyelamatkan saya,” kata Chairul.

Dalam buku ini, pembaca diajak menyelami kisah Chairul menghadapi sakit berat, tekanan politik, hingga berbagai rintangan hidup. Meski begitu, ia selalu bangkit berbekal doa dan keyakinan.

Herman Deru menutup sambutannya dengan doa agar Chairul selalu sehat, serta berharap buku ini menjadi motivasi bagi pembaca untuk setia pada nilai kebaikan dan pantang menyerah.

Peluncuran buku tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para undangan. Selain memperkuat budaya literasi, acara ini menegaskan pentingnya kisah inspiratif dalam membangun semangat kebersamaan dan nilai positif di tengah masyarakat. (#)