OGAN ILIR, TRIKPOS.com — Kepolisian Republik Indonesia terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan panen raya jagung serentak kuartal IV 2025 yang digelar secara virtual dan dipusatkan di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan nasional tersebut diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. H. Edward Candra bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi dari lokasi panen jagung wilayah hukum Polda Sumsel yang dipusatkan di Polres Ogan Ilir, Kecamatan Indralaya, Kamis (8/1/2026).
Panen raya jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan tahun 2025–2026, yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh agenda strategis nasional, termasuk ketahanan pangan, melalui pendampingan dan sinergi dengan pemerintah daerah serta kelompok tani.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi melaporkan bahwa luas lahan panen jagung di wilayah Sumatera Selatan mencapai 5.901 hektare. Pada Januari 2026, panen jagung direncanakan berlangsung di 15 kabupaten dengan total luas lahan 3.801 hektare dan estimasi hasil panen mencapai 22.806 ton.
“Pelaksanaan panen raya ini melibatkan 39 kelompok tani. Selain itu, Polda Sumsel juga memanfaatkan eceng gondok sebagai pupuk organik pada lahan seluas sekitar 7 hektare,” jelas Kapolda.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan mesin panen jagung dari Gubernur Sumatera Selatan kepada Kapolda Sumsel untuk digunakan di wilayah binaan.
Kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.












