PALEMBANG, TRIKPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menyoroti penguatan kreativitas generasi muda melalui gelaran Karnaval Seni Budaya Pelajar SMA dan SMK se-Sumsel 2025. Sekretaris Daerah Sumsel, Dr. Drs. H. Edward Candra, MH, secara resmi melepas ratusan peserta karnaval di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat sore (28/11/2025), mewakili Gubernur Sumsel.
Dalam sambutannya, Edward menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar parade seni, tetapi indikator kualitas pendidikan dan ruang publik bagi pelajar untuk menampilkan kompetensinya. Ia menilai kreativitas para siswa merupakan cerminan dari ekosistem pendidikan Sumsel yang terus berkembang.
“Kita menyaksikan bagaimana rangkaian kegiatan ini disempurnakan dengan karnaval. Ini momentum bagi pelajar menunjukkan kreasi terbaiknya,” ujar Edward.
Ia menekankan bahwa ekspresi seni dan budaya yang ditampilkan peserta mencerminkan optimisme generasi muda yang siap membawa nama baik sekolah dan daerah. Menurutnya, pelajar SMA dan SMK kini berada pada fase penting untuk mengasah potensi sekaligus membangun karakter.
Salah satu poin yang disorot adalah peran pendidikan vokasi. Edward kembali mengangkat slogan “SMK Bisa, SMK Hebat”, menegaskan bahwa siswa SMK tidak hanya dibekali keterampilan kerja, tetapi juga nilai etika dan budaya.
Tidak hanya itu, Edward menyinggung integrasi teknologi dalam kreativitas pelajar, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Ia mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat, sementara ketekunan dan karakter tetap menjadi fondasi utama keberhasilan.
“Kreativitas dapat didukung teknologi seperti AI, tetapi kecerdasan emosional dan kebiasaan baik adalah hal yang harus terus dibangun,” tambahnya.
Edward kemudian melepas peserta karnaval secara resmi. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, barisan karnaval budaya SMK/SMA Sumsel tahun 2025 saya nyatakan dilepas,” ucapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa gelaran ini menjadi bagian dari implementasi visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua”. Menurutnya, karnaval ini merupakan “etalase berjalan” yang menampilkan sinergi pendidikan vokasi dan kekayaan budaya lokal.
Selain menumbuhkan kecintaan terhadap seni daerah, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan minat wirausaha dan meningkatkan kompetensi pelajar di berbagai bidang kreatif.
Ratusan peserta pelajar dari SMA dan SMK tampil dengan berbagai kreasi mulai dari kostum adat modifikasi, karya seni berjalan, performance art, hingga visual kreatif berbasis kekayaan budaya Sumsel, menjadikan kawasan Kantor Gubernur sebagai panggung terbuka yang penuh warna dan imajinasi. (#)













