PALEMBANG, Trikpos.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menekankan pentingnya kolaborasi dan keterbukaan informasi dalam upaya pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan entry meeting bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Ruang Bina Praja, Senin (21/7/2025).
Menurut Cik Ujang, kegiatan pengawasan seharusnya dilihat sebagai upaya pembenahan, bukan ajang pencarian kesalahan. “Pemeriksaan ini bertujuan menyempurnakan sistem, bukan mencari-cari kesalahan. Semua pihak harus terlibat aktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemda dan pengawas pusat menjadi kunci penting agar pengawasan berjalan efektif dan membawa dampak nyata bagi tata kelola pemerintahan.
Tim pengawasan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Rustam Mansyur akan mengevaluasi tujuh aspek krusial. Di antaranya adalah mutu pelayanan publik, pengelolaan BUMD, dan kebijakan daerah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Rustam menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara mendalam dan menyeluruh. “Kami tidak mencari siapa yang salah, tetapi fokus pada pembenahan dan memastikan semua berjalan sesuai regulasi,” jelas Rustam.
Wagub Cik Ujang menegaskan kesiapan Pemprov Sumsel dalam mendukung proses evaluasi. Ia bahkan meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersikap terbuka dan mendampingi tim pengawas selama proses berlangsung. “Transparansi adalah bagian dari reformasi birokrasi. Mari kita buktikan bahwa kita siap diawasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi pondasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Kalau kita bekerja jujur, profesional, dan terbuka, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” tambahnya.
Lewat pengawasan yang akuntabel, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran, memperkuat layanan kepada masyarakat, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Cik Ujang pun mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk menjalani proses ini dengan semangat kolaboratif.
“Pengawasan ini bukan beban, tapi peluang untuk memperbaiki diri. Mari kita jalani dengan komitmen bersama demi Sumsel yang lebih baik,” pungkasnya. (#)














