SUMSEL  

Tampil Pakaian Adat, BKOW Sumsel Ajak Perempuan Perkuat Peran dalam Pembangunan di Momentum HUT ke-80 RI

Foto : Widyawati Cik Ujang menghadiri perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWPSS) di Soma Grand Ballroom, Rabu (20/8).

PALEMBANG , TRIKPOS.com– Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam kemajuan daerah. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang digelar Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWPSS) di Soma Grand Ballroom, Rabu (20/8).

Lidyawati yang juga Staf Ahli TP PKK Sumsel mengatakan, organisasi wanita tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga harus aktif mendukung program pembangunan pemerintah. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah provinsi menjadi kunci dalam menyukseskan program kerja lima tahun mendatang.

“Kaum perempuan memiliki peran strategis dalam mengisi kemerdekaan. Peran itu diwujudkan dengan terus bersinergi bersama pemerintah, utamanya dalam menyukseskan program kerja HDCU lima tahun ke depan,” kata Lidyawati.

Ia juga menekankan, 17 Agustus merupakan momentum bersejarah yang menuntut perempuan Indonesia untuk terus belajar, berinovasi, serta menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan.
“Mari kita menjadi perempuan yang cerdas dan berakhlak mulia. Itulah cara terbaik kita mengisi kemerdekaan sekaligus menghormati perjuangan para pahlawan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWPSS, Renny Nasrun Umar, menyebut perayaan HUT ke-80 RI bukan sekadar seremoni, tetapi juga sarana refleksi. Tahun ini, kegiatan mengangkat tema busana adat nusantara untuk memperkuat identitas nasional sekaligus melestarikan budaya Sriwijaya.

Renny sendiri tampil dengan pakaian adat khas Muara Enim yang melambangkan perempuan petani kopi, lengkap dengan tengkuluk dan kain wastra Sumsel bermotif mak raje.
“Dengan busana adat, kita menunjukkan rasa cinta tanah air sekaligus menghormati jasa para pahlawan,” ujarnya.

Perayaan ini diharapkan mempererat solidaritas perempuan Sumsel, sekaligus menegaskan kontribusi mereka dalam pembangunan dan pelestarian budaya bangsa. (#)