PALEMBANG, TRIKPOS.com— Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat upaya penanganan sanitasi perkotaan melalui kolaborasi internasional. Gubernur Sumsel, Herman Deru, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, di Palembang, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang lingkungan, khususnya pengembangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Palembang.
Herman Deru mengapresiasi dukungan Pemerintah Australia dalam pembangunan IPAL di kawasan Sungai Selayur. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sanitasi di kota.
Namun demikian, ia menilai cakupan layanan IPAL masih perlu diperluas, terutama melalui penambahan sambungan ke rumah tangga.
“Perlu ada penambahan sambungan IPAL untuk rumah tangga agar persoalan sanitasi di Kota Palembang dapat diatasi secara lebih optimal,” ujarnya.
Selain isu sanitasi, Herman Deru juga memaparkan potensi ekonomi Sumsel di sektor pertanian dan perkebunan. Ia menyebutkan, Sumsel memiliki areal persawahan sekitar 537 ribu hektare, perkebunan kelapa sawit mencapai 1,4 juta hektare, serta komoditas karet yang menyumbang sekitar 30 persen produksi nasional.
Di sektor perkebunan, kopi menjadi salah satu komoditas unggulan yang telah menembus pasar ekspor, termasuk ke Australia.
Menanggapi hal tersebut, Roderick Brazier mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara kedua pihak, terutama dalam pembangunan IPAL. Ia berharap proyek tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi risiko banjir di Palembang.
“Saya juga senang melihat ekspor kopi Sumsel ke Australia. Kami berharap volumenya terus meningkat dan kerja sama ini dapat diperluas ke sektor lainnya,” katanya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mitra internasional, baik dalam pengelolaan lingkungan maupun pengembangan potensi ekonomi daerah. (#)















