SEKAYU, TRIKPOS.com | Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat memperkuat komitmen lintas sektor untuk mempertahankan capaian di bidang kesehatan lingkungan setelah berhasil meraih penghargaan nasional Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba Kategori Wiwerda dari Kementerian Kesehatan RI.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Kabupaten Musi Banyuasin Sehat yang digelar di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (19/5/2026), dengan agenda utama percepatan kelengkapan data penilaian KKS melalui aplikasi Si Pantas sebelum tenggat akhir 31 Mei 2026.
Ketua Forum Kabupaten Sehat Musi Banyuasin, Hj. Patimah Toha, mengatakan penghargaan yang diraih Muba merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Berkat keberhasilan dan pencapaian bersama dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan pengakuan nasional melalui penghargaan Kabupaten Kota Sehat Swasti Saba Kategori Wiwerda,” ujarnya.
Namun, menurut Patimah, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan konsistensi, bukan alasan untuk berpuas diri. Ia menegaskan keberlanjutan program Kabupaten/Kota Sehat membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa, fasilitas kesehatan, hingga masyarakat.
“Keberlanjutan KKS ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Dukungan semua pihak menjadi faktor utama dalam menjaga perubahan perilaku menuju lingkungan yang lebih sehat,” katanya.
Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menindaklanjuti hasil evaluasi teknis dengan melengkapi dokumen yang dibutuhkan dalam sistem penilaian digital.
“Saya harap semua perangkat daerah bergerak cepat dan menugaskan timnya untuk segera melakukan pengisian data pada aplikasi Si Pantas. Batas akhir entri dokumen adalah 31 Mei 2026, dan saya yakin seluruh data yang dibutuhkan sudah tersedia karena programnya telah berjalan sepanjang 2025,” tegasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Muba, Dr. Hj. Zwesty Wisma Devi, menambahkan bahwa penghargaan Swasti Saba merupakan bentuk apresiasi nasional kepada daerah yang dinilai berhasil menciptakan kawasan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui berbagai tatanan program kesehatan lingkungan.
“Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga cerminan komitmen bersama dalam membangun kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa penilaian Kabupaten/Kota Sehat dilakukan setiap dua tahun sekali dan membutuhkan sinergi kuat antarlembaga.
“Kita butuh sinergi antar seluruh OPD yang terlibat agar harapan bersama untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian ini dapat terwujud,” kata Zwesty.
Melalui penguatan koordinasi dan percepatan pengisian data, Pemkab Muba berharap dapat kembali mencatat prestasi nasional sekaligus memastikan pembangunan daerah berjalan sejalan dengan prinsip lingkungan sehat dan berkelanjutan. (#)













