MUSI RAWAS, TRIKPOS.com– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru, meresmikan Gedung Sekretariat TP PKK Kabupaten Musi Rawas sekaligus melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah tersebut, Rabu (4/6/2026).
Kunjungan kerja yang berlangsung di Kabupaten Musi Rawas itu juga dirangkaikan dengan peninjauan Gedung Dekranasda sebagai upaya mendorong penguatan peran organisasi perempuan dalam pembangunan keluarga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Feby mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan TP PKK Sumsel yang dilakukan secara berkelanjutan ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Menurutnya, kehadiran langsung di daerah penting untuk memastikan program PKK berjalan efektif sekaligus memberikan ruang evaluasi dan pembinaan kepada para pengurus.
“Saya ingin hadir di seluruh kabupaten dan kota agar dapat melihat langsung perkembangan program, melakukan evaluasi, sekaligus memberikan pembinaan sehingga gerakan PKK terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sekretariat Jadi Pusat Aktivitas Organisasi
Feby menegaskan keberadaan sekretariat memiliki peran strategis sebagai pusat koordinasi dan aktivitas organisasi. Karena itu, setiap daerah diharapkan memiliki sekretariat yang representatif meskipun dengan fasilitas sederhana.
Menurut dia, sekretariat bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi sarana utama untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi PKK.
“Bagaimana organisasi bisa berjalan maksimal jika tidak memiliki sekretariat. Tidak harus besar dan megah, yang penting ada tempat yang layak untuk berkegiatan,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh kemegahan gedung, melainkan oleh aktivitas dan dedikasi para pengurus dalam menjalankan program-program yang menyentuh masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana pengurus PKK mampu menggerakkan ibu-ibu hingga tingkat kecamatan dan desa untuk aktif berkegiatan,” tegasnya.
Dorong Pengembangan Wastra dan Kerajinan Daerah
Selain melakukan pembinaan PKK, Feby juga memberikan perhatian terhadap pengembangan produk kerajinan lokal melalui Dekranasda. Ia mendorong pengurus untuk terus menggali dan mengangkat potensi wastra serta produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah ekonomi.
Menurutnya, sinergi antara pengurus dan anggota Dekranasda menjadi kunci dalam memperluas pemasaran serta meningkatkan daya saing produk lokal.
“Potensi wastra dan kerajinan daerah harus terus dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti keberhasilan Kecamatan Purwodadi sebagai salah satu wilayah binaan yang dinilai dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di Musi Rawas.
Feby berharap pembinaan yang telah dilakukan mampu mendorong desa-desa lain untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Fokus pada Dasawisma dan Ketahanan Keluarga
Pada sesi pembinaan, TP PKK Sumsel menekankan sejumlah program prioritas yang harus diperkuat di tingkat daerah. Di antaranya implementasi hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, penguatan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK, hingga sinergi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, pembinaan juga menitikberatkan pada empat bidang utama, yakni pembinaan karakter keluarga melalui program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), peningkatan ekonomi keluarga melalui UP2K PKK dan ekonomi kreatif, penguatan ketahanan keluarga melalui program Aku Hatinya PKK, serta peningkatan kesehatan keluarga dan lingkungan melalui Posyandu, PHBS, dan Program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
PKK Musi Rawas Siap Optimalkan Program
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, Riza Novianto Gustam, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Sumsel beserta rombongan.
Ia mengaku bangga karena kini TP PKK Musi Rawas memiliki sekretariat sendiri yang dapat digunakan sebagai pusat kegiatan organisasi.
“Kami bersyukur saat ini memiliki tempat yang representatif untuk berkegiatan. Masing-masing pokja memiliki ruang kerja dan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan secara lebih optimal,” katanya.
Riza berharap pembinaan dari TP PKK Sumsel dapat semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di Musi Rawas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi hasil pembinaan di Desa Purwakarya, Kecamatan Purwodadi, serta penguatan program Dekranasda dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan produk unggulan daerah. (#)














