Dari Pembangunan hingga Keamanan Warga, Pos Kamling Jadi Warisan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

Foto : Sebanyak 30 personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang membersihkan dan menata lingkungan sekitar Pos Kamling, Senin (10/8/2026).

PALEMBANG, TRIKPOS.com — Waktu pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang tinggal menghitung hari. Di tengah persiapan penutupan pada 13 Agustus 2026, Satgas masih bergerak menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang tersisa, termasuk memastikan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) benar-benar siap digunakan warga.

Sebanyak 30 personel TNI AD turun membersihkan kawasan sekitar Pos Kamling pada Senin (10/8/2026). Pekerjaan itu menjadi bagian dari tahap akhir pembangunan sebelum fasilitas tersebut dimanfaatkan masyarakat.

Yang dikejar Satgas bukan semata-mata menyelesaikan bangunan. Area di sekeliling Pos Kamling juga dibenahi agar fasilitas tersebut tidak berhenti sebagai hasil pembangunan, melainkan segera berfungsi sebagai ruang pendukung keamanan lingkungan.

Pembersihan dilakukan setelah sejumlah bagian Pos Kamling memasuki tahap penyelesaian. Lingkungan yang sebelumnya menjadi area pekerjaan ditata kembali sehingga lebih bersih, rapi, dan nyaman.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan penyelesaian seluruh sasaran menjadi perhatian utama menjelang penutupan.

“Setiap sasaran kita pastikan diselesaikan dengan baik. Bukan hanya bangunannya, tetapi lingkungan di sekitarnya juga harus bersih dan tertata agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Erik.

Bagi Satgas, Pos Kamling memiliki fungsi yang lebih jauh daripada sekadar fasilitas fisik. Keberadaannya diharapkan menjadi salah satu sarana bagi warga untuk menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Pos tersebut juga dapat menjadi ruang berkumpul warga ketika melaksanakan ronda sekaligus memperkuat komunikasi antarwarga. Dengan begitu, manfaat pembangunan diharapkan tetap terasa setelah personel Satgas meninggalkan lokasi.

Semangat gotong royong menjadi bagian yang terus dipertahankan hingga hari-hari terakhir pelaksanaan TMMD. Personel Satgas bekerja memastikan pekerjaan fisik yang telah dikerjakan selama program berlangsung mencapai tahap akhir dengan kondisi yang layak digunakan.

Penutupan TMMD ke-129 yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026 menjadi batas waktu penyelesaian seluruh rangkaian kegiatan. Karena itu, pengecekan dan finishing terus dilakukan terhadap sejumlah sasaran pembangunan lainnya.

Bagi masyarakat, berakhirnya TMMD bukan berarti berakhirnya manfaat program. Bangunan dan fasilitas yang telah dibangun diharapkan menjadi aset bersama yang dijaga, digunakan, dan dirawat secara berkelanjutan.

Di Pos Kamling itulah salah satu pesan tersebut terlihat: pembangunan tidak berhenti ketika bangunan selesai, tetapi baru benar-benar berarti ketika mampu digunakan dan memberi manfaat bagi warga.

Laporan : Redaksi